Pandangan Umum Fraksi DPRD Terhadap Nota Penjelasan Raperda Dana Abadi Bojonegoro

105

Bojonegoro (kabarjawatimur.com) – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bojonegoro kembali digelar, terkait Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terhadap Nota Penjelasan Bupati Tentang Raperda Dana Abadi Pendidikan Berkelanjutan Daerah Bojonegoro, Rabu (20/07/2022) di Ruang Paripurna Gedung DPRD Bojonegoro.

Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Dana Abadi Pendidikan Berkelanjutan terus dimatangkan. Sekaligus dilanjutkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) raperda.

Pertemuan Bupati Anna Muawanah dan DPRD Bojonegoro pada rapat Paripurna tersebut dihadiri anggota dari masing-masing Fraksi, Sekda, Jajaran Asisten, serta Kepala OPD. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar.

Perwakilan dari salah satu Fraksi dalam penyampainya menjelaskan, bahwa ketergantungan sejumlah daerah terhadap sumberdaya alam dalam APBDnya masih cukup tinggi, hal ini sangat berdampak pada kebangkitan pembangunan di daerah.

“Untuk itu pemerintah daerah bojonegoro memberikan solusi dari ketergantungan dari penghasilan sumberdaya alam, salahsatunya dengan menyiapkan dana abadi pendidikan,” ungkap perwakilan dari Fraksi Golkar Ahmad Supriyanto.

Dilanjutkanya, daerah-daerah yang memiliki sumberdaya alam seperti minyak gas serta hasil tambang lainya sudah seharusnya Pemerintah daerah untuk menyiapkan dana abadi sebagai alternatif anggaran. Dana abadi ini bersumber dari surplus penerimaam sumberdaya alam yang diinfestasikan, agar terlepas dari ketergantungan terhadap sumberdaya alam.

Baca Juga  Jajaki Pembukaan Rute Domestik dan Internasional Khusus Umroh

“Selain berfungsi sebagai tabungan aset, dana abadi juga sebagai instrumen stabilisasi, jika sewaktu-waktu terjadi goncangan ekonomi,” jelasnya.

Dana abada merupakan inovasi prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Bojonegoro, dan menjadi catatan sejarah. Dari Fraksinya juga mengharap Pemerintah Daerah segera mengimplemetasikanya.

Loading...

Setelah semua perwakilan Fraksi dari DPRD Bojonegoro menyampaikan pendapat terkait nota penjelasan dana abadi yang dalam pandangan umum menyatakan setuju tentang Raperda Dana Abadi Pendidikan Berkelanjutan Daerah. Bupati Bojonegoro Anna Muawanah menyampaikan tanggapanya bahawa,

“Raperda ini layak untuk dilanjutkan sebagai usulan lebih lanjut ke provinsi. Soal mekanisme perencanaan akan kita persiapkan secara matang.” Ungkap Bupati Anna Muawanah.

Bupati menjelaskan, Pendidikan PAUD, Pendidikan Dasar serta Pendidikan Menengah sudah dicukupi melalui Dana BOS. Maka dana abadi pendidikan diperuntukkan sebagai beasiswa perguruan tinggi.

Baca Juga  Program JAMULA Dimulai, TNI Manunggal Masuk Desa Laksanakan WASEV

Dari penyampaian pendapat para Fraksi dan tanggapan Bupati maka Raperda Dana Abadi Pendidikan berkelanjutan telah disepakati, dan rapat paripurna ditutup. Selanjutnya dibentuk Panitia Husus (Pansus) oleh DPRD Bojonegoro.

Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar, dalam kesempatan itu meminta anggota pansus melakukan rapat internal untuk memilih pimpinan Pansus. Setelah 10 menit berlangsung, akhirnya terpilih yang terdiri dari ketua pansus, wakil pansus, dan juga sekretaris.

Sesuai hasil rapat internal anggota panitia khusus di ruang paripurna yang diikuti oleh masing masing anggota pansus dari 8 Fraksi yakni PKB, Demokrat, Gerindra, Golkar, PDI P, Nasdem, PPP dan PAN-Ris. diperoleh hasil bahwasannya:

1. Ketua Pansus : Sutikno

2. Wakil Ketua Pansus : Ahmad Supriyanto

3. Sekretaris/juru bicara : Sally Atyasasmi

“Keputusan yang telah disepakati tersebut dituangkan dalam rapat paripurna sebagai keputusan DPRD Kabupaten Bojonegoro,” jelas Abdulloh Umar. (*)

Reporter: Aziz.

Loading...
Artikulli paraprakDua Lokasi Arena Adu Merpati Kembali Dirobohkan, 4 Orang Diamankan
Artikulli tjetërAksi Pencurian Gagal, Pria Tambin Tragah Bangkalan Ditangkap

Tinggalkan Balasan