PAMMI Jatim Peduli Seniman, Bagikan Ratusan Paket Sembako

Biro Kesra Pemprov Jatim
Ketua PAMMI Jatim Puri Rahayu secara simbolis memberikan bantuan sembako kepada perwakilan seniman didampingi pengurus.

SURABAYA (Kabarjawatimur.com)
Kepedulian terhadap pelaku seni yang terdampak Covid-19, diwujudkan DPD Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI) Jawa Timur bekerja sama dengan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Jatim, membagikan ratusan paket sembako, Sabtu (16/5/2020), bertempat di sekretariat Jalan Darmokali 80, Surabaya.

Pengurus PAMMI Jatim, Dewi Wati memberikan paket sembako kepada perwakilan pemusik player.

Ketua DPD PAMMI Jatim, Hj Puri Rahayu mengatakan, pemberian paket sembako ini dikarenakan sejak wabah corona menyerang, segala aktivitas seniman terhenti. Otomatis para seniman tidak ada penghasilan.

Loading...

“Sejak pandemi berkepanjangan membuat pelaku seni yang selama ini mencari rezeki dari menghibur, harus berhenti total. Keprihatinan itu menggugah kami untuk sebisa mungkin membantu mereka,” ujar pedangdut senior Surabaya ini.

Lanjut Puri, selain bantuan pemprov, sembako ini dikumpulkan dari donatur anggota untuk diwujudkan dalam bentuk bahan pokok seperti beras 5 kg, minyak goreng, mi instan, dan gula pasir.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada gubernur yang telah peduli pada seniman yang terdampak covid melalui PAMMI Jatim. Sembako ini kami bagikan tidak hanya seniman dangdut saja, tapi juga seniman lainnya,” papar Puri.

Ke depan, PAMMI akan kembali menggalang dana untuk menyalurkan paket sembako tahap berikutnya.

Sontak, pembagian paket sembako itu memancarkan senyum bagi seniman yang menerima. Bukan hanya seniman dangdut yang menerima bantuan, tapi juga seniman badut, keroncong dan lainnya.

Anda Novaditia, koordinator player musik dangdut asal Platuk Surabaya yang mendapatkan bantuan, mengucapkan terimakasih kepada organisasi PAMMI.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat. Paling tidak, dapat meringankan beban para pelaku seni. Karena mereka semua kan tidak bisa gerak sejak ada Covid-19 ini. Hiburan semua ditutup, otomatis tidak ada penghasilan bagi mereka,” ujar Anda. (*)

Reporter : Boy
Editor : Rizky Rahim

Loading...
Berita sebelumyaSelain Segel Warung, Patroli Jam Malam juga Sita Motor
Berita berikutnyaJatim Urutan Kedua Setelah Jakarta, Terbanyak Pasien Covid-19 Didominasi Surabaya

Tinggalkan Balasan