Palsukan Ijazah Perguruan Terkenal, Dua Pria Surabaya Dibekuk

51

SURABAYA, Kabarjatim.id-
Unit Reskrim Polsek Sukomanunggal kembali membekuk dua pelaku pelaku tindak pidana pemalsuan dokumen pada, Senin, 25 Maret 2019, sekira jam 21.00 WIB.

Tersangkanya, Boby Khartika (36) warga Jalan Kyai Abdullah Surabaya dan Yanuar Eka Riztawan (25) warga Perum Lembah Harapan blok AA Surabaya.

Keduanya diketahui memalsukan dokumen Negara berupa, KTP, SIM, NPWP, hingga Ijazah Sarjana dari beberapa Perguruan Tinggi terkenal di Kota Surabaya.

Dalam prakteknya, Yanuar ini berperan mencari orang yang hendak membuat data dokumen melalui mulut ke mulut dan juga media sosial.

Berdasarkan keterangan tersangka Yanuar, bahwa telah menerima titipan untuk dibuatkan KTP dan SIM Palsu, dari titipan tersebut kemudian di serahkan kepada tersangka Boby melalui akun WA.

Baca Juga  Warga Antusias, BINDA Jatim Bersama Dinkes Bojonegoro Gelar Vaksinasi

Pelaku Boby semdiri mendapat ide dan belajar melalui internet. Selama 2 Tahun sedikitnya sudah 20 ijazah palsu tercetak, termasuk Universitas Airlangga (Unair).

“Satu ijazah dijual 800 ribu,” ucap lulusan D3 di jurusan komputer ini.

Loading...

Sementara Yanuar sendiri menjual SIM palsu cetakan Boby seharga 150 ribu per unitnya.

Kapolsek Sukomanunggal Kompol Muljono mengatakan, setelah ada pesanan, Yanuar ini disuruh mengirimkan data / identitas pemesan dan menyuruh mengirim juga foto dan tanda tangannya.

“Ini adalah pengembangan dari kasus serupa yang berhasil diungkap anggota Reskrim sebelumnya,” sebut Muljono, Kamis (4/4/2019).

Setelah semua data diterima oleh tersangka Boby, kemudian data tersebut dibawa ke warnet untuk dicetakkan.

Baca Juga  Jelang Pemilu 2024, Bojonegoro Gelar Seminar Politik Bagi Pemilih Pemula

Boby mencari contoh KTP dan SIM yang ada di Goegle, setalah itu diedit dan dimasukkan datanya, dan di Print.

Data yang dicetak, sebelumnya dilapisi kertas PVC supaya tebal, dan setelah jadi tersangka Yanuar dihubungi guna mengambilnya.

“Ongkos yang diminta tersangka ini sebesar RP. 60.000 hingga 150.000, pelaku kita amankan berikut barang bukti dirumahnya,” tambah Muljono.

Barang bukti yang disita, 1 KTP Palsu, 2 buah SIM C palsu, 1 buah SIM BII Umum, Mesin plong ID Card, Kertas PVC. Pelaku ini diduga melanggar Pasal 263 KUHP jo Pasal 55 jo 56 KUHP (Eko)

Teks foto : Pembuat dan makelar Ijazah Palsu yang ditangkap.

Editor : Budi

Loading...
Artikulli paraprakWarga Setro Tertangkap di Suramadu, Larikan Motor Tetangga
Artikulli tjetërPria ini Dorong Troly Dua Rekannya di Kantor Polisi

Tinggalkan Balasan