Overstay 82 Hari, Kanim Singaraja Deportasi WNA Turki

Kanim Singaraja
Petugas Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja mengantarkan Mehmet (dua dari kiri) melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.

SINGARAJA (Kabarjawatimur.com)
Seorang warga asing berkebangsaan Turki, Mehmet Kamil Kucuk (25), dideportasi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu (13/1/2021) pukul 21.40.

Pemulangan Mehmet dilakukan melalui penerbangan Turkish Airlines TK 57 tujuan Istanbul,Turki. Dikarenakan pesawat mengalami keterlambatan kedatangan, sehingga keberangkatan baru dilakukan Kamis (14/1) pukul 01.00.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja Nanang Mustofa mengatakan, yang bersangkutan dikenakan tindakan administratif keimigrasian berupa deportasi dan dilakukan penangkalan pertama hingga 6 bulan.

Loading...

”Yang bersangkutan izin tinggalnya sudah habis, tetapi masih tetap tinggal dan tidak segera keluar dari Indonesia. Mestinya, dia ini sudah harus keluar sebelum 30 September 2020. Karena masa berlakunya izin tinggalnya habis sampai dengan tanggal tersebut. Yang bersangkutan overstay selama 82 hari,” ujar mantan Kabid Teknologi Informasi Keimigrasian (Tikim) pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya ini, Kamis (14/1/2021).

Atas apa yang dilakukannya tersebut, Mehmet telah melanggar ketentuan sesuai dengan Pasal 78 ayat (3) Undang – Undang No. 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian. Pelaksanaan pengawasan keberangkatan terhadap Mehmet dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan dan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

“Tindakan administratif keimigrasian ini merupakan salah satu bentuk penegakan hukum keimigrasian di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja,” pungkas Nanang. (*)

Reporter: Ibad
Editor: Gita Tamarin

Loading...

Tinggalkan Balasan