OTT Pasar Blega, Bupati Bangkalan: Berpotensi Dipecat

69
Bupati Bangkalan

BANGKALAN, (Kabarjawatimur.com) – Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron pastikan akan memberi sanksi terhadap pegawai pasar Blega Kabupaten Bangkalan yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pungutan liar (pungli) parkir.

Bahkan, Ra Latif (sapaannya) tidak segan-segan memecat apabila mereka (pegawai pasar Blega, red) terbukti melakukan pelanggaran Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Menunggu LHP (laporan hasil pemeriksaan). Kan sudah dilimpahkan ke Inspektorat jadi tunggu hasil LHP-nya seperti apa, baru kita memberikan sanksi,” tegas Ra Latif, Jum’at (18/10/2019) kemarin kepada Kabarjawatimur.com.

Loading...

“Iya, kemungkinan berpotensi dipecat,” tambah orang nomor satu di Bangkalan itu.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 9 pegawai pasar Blega diperiksa oleh Unit Tipikor Satreskrim Polres Bangkalan. Senin (14/10/2019) kemarin. Pemeriksaan terhadap 9 orang tersebut berlangsung selama 10 jam.

Baca Juga  Ganjar Pranowo-Erick Thohir Sosok yang Diinginkan Jokowi

Pegawai yang diperiksa polisi terdiri dari 3 Aparatur Sipil Negara (ASN), dan 6 orang berstatus Tenaga Harian Lepas (THL).

Saat melakukan OTT tim Saber Pungli Bangkalan berhasil menyita barang bukti uang tunai sebesar Rp 665 ribu. Diduga hasil dari Pungli restribusi parkir liar.

Selain itu, Polisi juga berhasil menyita barang bukti uang sebesar Rp 4 juta hasil Pungli retribusi hewan besar seperti sapi atau kerbau di Pasar Blega. (*)

Reporter: Rusdi

 

Loading...
Artikulli paraprakDalam Lapangan Bola, Dua Pria ini Diamankan Polres Tanjung Perak
Artikulli tjetërParade Merah Putih, Doa Bersama dari Surabaya untuk Indonesia

Tinggalkan Balasan