Operasi Yustisi, Petugas Bubarkan Pagelaran Wayang Kulit dan Cafe

33
Polisi bubarkan pagelaran wayang kulit

BLITAR, (Kabarjawatimur.com) – Petugas gabungan TNI, Polri, dan Pemkab Blitar gencar melakukan operasi yustisi. Dalam operasi yustisi yang dipimpin langsung Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetyo langsung menindak tegas para pelangar protokol kesehatan, Selasa (15/8/9/2020) malam.

Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetyo mengatakan, operasi yustisi ini di harapkan membuat masyarakat sadar tentang artinya protokol kesehatan. Operasi yustisi ini kita laksanakan setiap malam dan apabila ada tempat nongkrong yang melanggar kita akan tutup total apabila tidak mematuhi protokol kesehatan.

Loading...

“Jadi apabila tempat nongkrong seperti cafe, warung kopi, restoran dan tempat lainya yang tak pematuhi protokol kesehatan. Misalnya tidak menyediakan cuci tangan.tempat duduk tidak ada jaraknya dan tidak memakai masker. Kita akan tutup total,” kata Kapolres Blitar.

Baca Juga  Bayar Denda 52 Ribu, Ratusan Warga di Surabaya Terjaring Razia Masker

Fanani menegaskan, dirinya tidak tebang pilih. Tidak apapun siapapun yang melangar protokol kesehatan akan di tindak tegas. Misalnya pada operasi yustisi malam ini. Ada pagelaran wayang kulit di wilayah Talun. Karena tidak berizin dan tidak mematuhi protokol kesehatan maka kami ambil tindak tegas dengan membubarkan.

“Jadi tadi Camat Talun mengelar pagelaran mawang kulit. Yang mana acara tersebut di Balai Kecamatan Talun.Karena tidak memiliki izin dan melanggar protokol kesehatan maka kami bubarkan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Gilang Bahtiar

Loading...

Tinggalkan Balasan