Operasi Pekat Semeru 2017, Polres Lamongan Berhasil Ungkap 83 Kasus

21

LAMONGAN(kabarjawatimur.com),- Selama 10 Hari Operasi Pekat Semeru, Polres Lamongan Tangkap 83 Tersangka Lamongan, Polres Lamongan sukses mengamankan 83 pelaku kejahatan dari berbagai kasus, yang terjaring dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Semeru 2017.

Operasi digelar 23 Mei-3 Juni lalu. Namun dari 83 pelaku kejahatan, hanya 15 pelaku judi saja yang ditahan polisi.

Menurut Wakapolres Lamongan, Kompol Arief Mukti Surya Adhi Shabara, operasi ini dalam rangka cipta kondisi selama bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitr. 83 Tersangka dari berbagai macam kasus, di antaranya ada premanisme, prostitutlsi, miras dan judi 15 orang.

“Yang kita tahan hanya pelaku judi, lainnya hanya tipiring,” ujar Mukti sambil menunjukkan para pelaku kejahatan itu, beserta barang bukti di halaman Mapolres, Senin (5/6/2017).

Baca Juga  Komisi D Segera Sidak dan Panggil PT PMP

Mukti menjelaskan, selain mengamankan 83 pelaku, polisi juga menyita ribuan liter minuman keras (miras) berbagai merek dan oplosan yang beredar di sejumlah wilayah di Kabupaten Lamongan, yaitu sekitar 3.000 liter yang akan dimusnahkan 1 Juli.

Loading...

Sementara tokoh agama yang ikut mendampingi kepolisian, Ustad Khozin meminta tidak ada tindakan main hakim sendiri dengan melakukan sweeping tanpa melibatkan Kepolisian. “Kami juga akan memberikan pengertian bagi mereka yang melakukan sweeping karena ini sudah dilakukan polisi.

Kalau mereka ingin membantu silahkan, membantunya berupa informasi, mohon dibantu dari pihak teman2 yang biasa melakukan sweeping,” katanya.

Kakak almarhum Amrozi ini mengaku selalu siap membantu pihak kepolisian dalam upaya pembersihan penyakit masyarakat tersebut. Ia mengakui, Operasi Pekat yang dilakukan polisi mendukung dan membantu dalam upaya mewujudkan Lamongan yang kondusif di bulan ramadan.

Baca Juga  Pengadaan Mobil Listrik, Bojonegoro Masih Menunggu Juknis Inpres

“Kami berterimakasih pada pihak kepolisian dalam rangka tindakan tegas terhadap pelaku-pelaku miras. Ini adalah bukti, di Kabupaten Lamongan ini akan sangat kondusif terutama di bulan Ramadhan,” tuturnya.

Reporter : Agus
Editor : Budi
Publisher : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakPolres Tuban Berhasil Gerebek 3 Pabrik Produksi Ikan Berformalin
Artikulli tjetërBojonegoro Berhasil Keluar Dari Peringkat 10 Besar Kota Termiskin

Tinggalkan Balasan