Polisi Banyuwangi saat memilih pernak pernik Kemerdekaan (FOTO:For Humas Polresta Banyuwangi)

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Para pedagang musiman bendera Merah Putih di Kabupaten Banyuwangi mengaku dagangannya minim dibeli masyarakat.

Pandemi Covid-19 disebut faktor yang membuat dagangan mereka melesu jelang hari peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini.

“Akibat pandemi Covid-19 di Banyuwangi, omzet pedagang bendera sangat turun. Banyak masyarakat tidak membeli bendera,” kata Kabagsumda Polresta Banyuwangi, Kompol Idham Kholid, pada Jumat (13/8/2021).

Loading...

Melihat kondisi itu, kata Kompol Idham, pihaknya pun membantu pedagang dengan memborong sebanyak 1.000 lembar kemerdekaan. Bendera Merah Putih itu dibeli dari berbagai pedagang yang tersebar di Kota Banyuwangi.

Usai dibeli, polisi Polresta Banyuwangi membagikan bendera kepada Bhabinkamtibmas jajaran untuk dikibarkan di masyarakat desanya masing-masing sebagai bentuk gebyar bendera merah putih.

Baca Juga  Disiplin Pegawai Menurun, Fraksi PKB Dorong Pemkab Bangkalan Gunakan Presensi Elektronik

Kompol Idham mengimbau masyarakat untuk memasang bendera di rumah dan kendaraan bermotor, sebagai wujud nasionalisme dan kecintaan kepada negara.

“Selain itu dengan membeli bendera, dapat membantu pedagang bendera yang susah di masa pandemi Covid-19 ini,” ungkapnya. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Berita sebelumyaWarga Desa Aliyan Mendadak Kerasukan, Roh Leluhur: Minta Adat Tradisi Tetap Digelar
Berita berikutnyaPeduli Penanganan Covid di Gresik, Petro Oxo Nusantara Donasikan Rp 6,3 M

Tinggalkan Balasan