Oknum Pengacara Diduga Tipu Klient Korban Penculikan Pesanggaran

33
Fendi Aditya (Foto: Istimewa)

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Pasangan suami istri berinisial SN dan SP, warga Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi dengan rela menangguh pedih. Pasalnya, YS, buah hatinya yang masih duduk dibangku SMU telah diculik orang. Bahkan, mereka juga dikabarkan mengalami kasus dugaan penipuan dari salah seorang oknum Pengacara.

Kisah pilu SN dan SP bermula dari pengungkapan kasus penculikan YS oleh petugas Polsek Pesanggaran, pada Sabtu 17 November 2019 lalu. Kala itu, korban beserta pelaku, Catur, berhasil ditemukan diwilayah Kecamatan Licin.

Menghadapi kenyataan anaknya diculik, keduanya pun marah dan menginginkan pelaku bisa dihukum berat. Laporan ke Polsek Pesanggaran pun dilakukan.

Diduga emosi orang tua korban yang dijadikan pintu masuk bagi Fendi Aditya, oknum pengacara asal Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.

Baca Juga  Deputi MenPAN-RB Terpesona Inovasi "Langsung Pamit" Imigrasi Surabaya

Hasil penelusuran awak media, awalnya SN dan SP, ditemui DN, yang masih tetangga. Mereka mendapat masukan bahwa laporan ke pihak Kepolisian tidak akan direspon jika tidak didampingi pengacara. Dari situ, DN memperkenalkan orang tua korban kepada Advokat Fendi, yang kebetulan juga menjabat Ketua BPD Sumberagung.

Loading...

Kabar beredar, senada dengan DN, Fendi disinyalir juga menyampaikan bahwa pelaporan hanya akan ditindak lanjuti Kepolisian jika didampingi pengacara. Infonya tersampaikan pula bahwa Polisi hanya akan gerak saat ada uang. Disitulah akhirnya SN dan SP sepakat meminta pendampingan Kuasa Hukum Fendi dengan biaya Rp 5 juta rupiah.

Sampai akhirnya orang tua YS, mendapat penjelasan terkait mekanisme pelaporan dan kinerja Kepolisian. Keduanya pun sadar dan merasa dikibuli. Selanjutnya, SN dan SP menuntut agar Pengacara Fendi mengembalikan uang Rp 5 juta yang telah diberikan. Jika itu tidak dilakukan, dia mengancam akan menempuh jalur hukum.

Baca Juga  Tas Diduga Bom Gegerkan Kantor Kelurahan Pacar Kembang Surabaya

Namun sayang, terkait hal tersebut, Fendi Aditya enggan menjawab. Pertanyaan klarifikasi dari awak media melalui pesan WA hanya dibaca tapi tidak dibalas.

Sementara itu, saat dikonfirmasi pada Kamis, (21/11/2019) kemarin, Kades Sumberagung, Vivin Agustin, mengaku telah memanggil Fendi dan kedua orang tua SY dirumahnya. Dari tatap muka tersebut, diketahui bahwa pengacara Fendi telah menjalankan tugas secara professional.

“Pak Fendi bukan menipu, yang bersangkutan itu mendatangi rumahnya. Sebagai pengacara ya dibuatkan surat kuasa, kalau ada orang omong diluar itu salah,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rochman

Loading...

Tinggalkan Balasan