ODP COVID-19 di Jember Meninggal Dunia

156
Blokade jalan menuju rumah warga yang meninggal

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Seorang warga dengan status ODP (orang dalam pengawasan) tinggal di Jalan Raden Patah, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, meninggal dunia.

Jenazah dimakamkan menggunakan standar operasional prosedur (SOP) terhadap pasien positif corona.

Saat pemakaman, petugas menggunakan pakaian APD lengkap saat memakamkan jenazah, dan tidak diperbolehkan masyarakat umum mendekat.

Bahkan masyarakat tidak boleh mendekat dan jalan menuju rumah duka diblokade warga. Pihak kelurahan membantah pria berumur 44 tahun itu meninggal karena ganasnya Virus Corona, namun pihaknya membenarkan status yang bersangkutan adalan ODP.

“Hanya saja warga yang berusia 44 tahun ini sebelumnya masuk sebagai Orang Dalam Pantauan (ODP) Covid-19,” kata Lurah Sutik saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (8/4/2020).

Baca Juga  Empat Maling Motor, Satu Ditangkap Polsek Gubeng

Sutik menjelaskan, proses pemakaman memang sengaja dilakukan oleh petugas medis. “Tujuannya agar masyarakat setempat tidak berkerumun mengantarkan jenazah keliang lahat,” sambungnya.

Loading...

Karena kalau jenazahnya tidak langsung dikubur oleh petugas medis, lanjutnya, dikhawatirkan justru masyrakat berbodong bondong datang ke rumah duka untuk takziah dan menguburkan.

“Kondisi sekarang merebaknya wabah corona, maka kami meminta warga menerapkan social distancing, dan mencegah kerumunan,” ungkapnya.

Namun dengan kondisi ini, Sutik pun menghimbau kepada warganya agar tidak perlu panik.

“Intinya, jenazah yang dikebumikan bukanlah pasien positif corona,” tegasnya.

Namun demikian, Sutik selalu mengingatkan warganya, agar tidak mudah termakan dengan informasi atau berita hoaks.

“Jadi harus hati-hati dan jangan termakan berita tidak benar. Soal blokade jalan, inisiatif warga agar tidak berkerumun di rumah duka. Saya tahu, dan memang dibiarkan,” pangkasnya.

Baca Juga  Bupati Bojonegoro Resmikan Pasar Burung Buana Lestari

Sementara itu pihak Pemkab Jember melalui Kadis Kominfo Gatot Triyono membenarkan status warga yang meninggal.

“Iya benar ODP mas,” jawab Gatot Triyono singkat. (*)

Reporter: Rio Christiawan

Loading...
Artikulli paraprakDampak Sepi Penumpang, Ojol di Surabaya Malah Ditangkap Polisi
Artikulli tjetërPeduli Covid-19, Gerindra Gresik Aktif Semprotkan Disinfektan dan Bagikan Masker

Tinggalkan Balasan