Dua pelaku didampingi Kasat AKBP Memo Ardian.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)- Tim Khusus Satresnakoba Polrestabes Surabaya kembali membekuk dua kurir narkotika jenis sabu-sabu. Selain mengamankan 1 kilo lebih sabu, salah satu tersangkanya juga ditembak oleh Polisi.

Tersangkanya, Ikhwan Mansyur (38) yang tinggal Kost di Jalan Ngagel Dadi Surabaya dan Rizky Hilman Rosidi (19) warga Jalan Sememi Jaya Surabaya.

Keduanya diamankan, Kamis 11 Maret 2021 sekira pukul 17.30 WIB di depan terminal Bungurasih Sidoarjo, setelah mendapat ranjauan yang diakui milik AAK (belum tertangkap) dan dalam pengejaran.

Selanjutnya kedua tersangka membagi-bagi menjadi beberapa paket dengan tujuan untuk diedarkan dan dijual. Hasil analisa HP milik tersangka Ikhwan dengan komunikasi dengan AAK.

“Dalam percakapannya, untuk segera dijual dan juga untuk dikirimkan secara ranjauan atas perintah dari AAK dibantu dengan tersangka Rizky,” sebut AKBP Memo Ardian Kasat Resnakoba Polrestabes Surabaya, Senin (26/4/2021).

Setelah ditangkap lalu diamankan, Petugas melakukan pengembangan di kamar kos tersangka Rizky pada, Kamis 11 Maret 2021 sekira pukul 20.00 WIB di Jalan Ngagel Dadi Surabaya.

Baca Juga  Kisruh Penyaluran PKH di Mengare Bungah, Diduga Uang Diembat Oknum Pendamping

Dalam kamar itulah ditemukan kembali barang bukti sabu-sabu serta timbangan elektrik hingga total satu kilo lebih sabu-sabu.

Numun disayangkan, ketika dilakukan penggeledahan dalam kamar kos, salah satu pelaku mencoba kabur sehingga dilakukan tindakan tegas terukur dengan tembakan dan mengenai kaki pelaku.

Loading...

“Saat diamankan, pelaku Ikhwan mencoba kabur dengan masuk ke palfon kamar kos dan diberi tembakan peringatan hingga ditembak pada bagian kaki,” tambah AKBP Memo.

Sementara, pelaku mengakui jika memang diperintah oleh AAK untuk mrngirim sabu dan sudah berjalan selama 5 bulan. Keduanya sudah 10 kali dan ketemu diluar agar mengambil didaerah Waru.

“Dalam mengirimkan ranjauan sabu itu, saya mendapatkan upah minimal Rp. 700.000, sampai 1 juta rupiah,” aku pelaku Ikhwan.

Baca Juga  Pemkab Jember Siapkan 1200 Aset Diukur BPN Didampingi KPK

Setelah berhasil mengirimkan barang bukti narkotika jenis sabu dan
habis, mereka akan merencanakan untuk barang selanjutnya. Tersangka Ikhwan sudah mendapatkan barang narkotika jenis sabu dari AAK sebanyak 6 kali.

Akumulasi barang bukti yang diamankan berupa, 12 bungkus plastik berisi sabu seberat 1.023,13 gram beserta bungkusnya, 10 poket sabu seberat 8,98 gram beserta bungkusnya, 4 buah timbangan, 2 buah sendok, 1 buah piring, 1 buah sendok nasi, 1 bungkus teh cina, 4 buah HP, dan ATM.

Keduanya bakalan berlebaran dalam penjara setelah diduga melanggar Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) dan. Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara dan hingga hukuman mati.(*)

Reporter: Eko

Loading...
Berita sebelumyaBSI Catat Volume Transaksi Digital Tembus Rp40,85 T, BSI Mobile Naik 82%  
Berita berikutnyaKunjungi Keluarga Korban, Wali Kota Eri Cahyadi Siapkan Beasiswa untuk Anak Awak KRI Nanggala-402

Tinggalkan Balasan