Nyolong HP di Pesantren, Bocah Asal Surabaya Diamankan Polisi

20
Ilustrasi

BANGKALAN, (Kabarjawatimur.com) – Aksi Pencurian Handphone (HP) yang terjadi di Dusun Rembah, Desa Galis, Kecamatan Galis Kabupaten Bangkalan pada Senin (13/1/2020) pukul 03:00 WIB dini hari ternyata masih berusia dibawah umur.

Tersangka berinisial YA (16) asal Kampung Sawah Pulo Kulon, Gang II, Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir Kota Surabaya. Bocah lulusan SD itu kepergok mencuri HP merk Samsung Galaxy J1 ace warna hitam milik Muhammad Sofa (15) warga setempat saat korban tertidur pulas di Ponpes Sirojul Ulum Al-Marzuqiyah.

Menurut keterangan Kasubag Humas Polres Bangkalan, AKP Baharudi, usai mencuri HP di Ponpes Sirojul Ulum Al-Marzuqiyah, tersangka kemudian mencari target di rumah warga sekitar. Na’as saat hendak masuk ke rumah Syaiful Uyub (37), aksinya ketahuan dan berhasil ditangkap oleh korban. Kemudian korban melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian setempat.

Baca Juga  Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir Minta Semua Oknum yang Terlibat Kasus Djoko Tjandra Diperiksa
Loading...

Baharudi Tersangka melancarkan aksi pencuriannya itu tidak seorang diri. Ia bersama temannya bernama Iwan (21) asal Kampung Bulak Banteng Wetan Gang 14, Kelurahan Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya.

Iwan kini ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) karena berhasil melarikan diri saat mengetahui temannya kepergok warga,.

“Tersangka berusaha untuk masuk ke dalam kamar yang ada di rumah pelapor, seketika itu juga pelapor langsung berusaha mengamankan anak laki-laki itu dan berhasil,” ujarnya kepada awak media.

Dari tersangka, Polisi berhasil menyita barang bukti HP merk Samsung Galaxy J1 ace warna hitam dan sarung warna cokelat yang diduga hasil curian.

Seperti diberitakan sebelumnya, YA sempat dihakimi warga dengan diikat pada pohon dan disiram dengan air.

Baca Juga  Idul Adha 1441 H, 146 Ekor Sapi dan 16 Ekor Kambing di Polda Jatim

Akibat perbuatannya itu, tersangka dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara. (*)

Reporter: Rusdi

Loading...

Tinggalkan Balasan