Nyaru Polisi, Rampas Motor

51

SURABAYA (kabarjawatimur.com)-Dengan menyaru anggota Reserse, Yulianto (35) warga Jl. Endrosono Gg.10 memperdayai semua korbannya.

Seperti saat menakut-takuti korbannya Yosefirnal Malelak (18) warga Jl. Sidoyono Kali Utara 19, yang didatangi tersangka dan rekannya berinisial TW dan mengatakan jika Yosef tersebut terlibat kasus narkoba.

Korban yang saat itu tengah duduk di warung dekat fly over depan Grand City tiba-tiba didatangi dua orang pelaku tersebut dan langsung membawa korban juga motornya. Korbanpun diajak berputar-putar tanpa arah dan tujuan.

Kapolsek Kenjeran, AKP Achmad Faisol menjelaskan, kedua tersangka ini langsung meminta korban untuk membuka jok motor dan melakukan penggeledahan layaknya cara kerja anggota Reskrim.

Setelah mendapati korban tak berdaya dan ketakutan, tersangka membonceng korban sedangkan rekannya membawa motor korban. Korban yang menaruh curiga lantaran tidak juga segera dibawa ke kantor Polisi akhirnya berteriak maling, dan didengar oleh banyak warga.

Loading...
Baca Juga  Dua Pemain Kebaya Merah Ditangkap di Surabaya

“Korban ini dibawa muter-muter, hingga ke daerah Sidoyoso, warga yang mendengar teriakan maling langsung mengejar tersangka dan menghajar Yulianto, sedangkan rekannya TW berhasil melarikan diri,” jelas Faisol kepada kabarjawatimur.com, Mingu (02/10/2016).

Dari pengakuan tersangka, dirinya hanya mengikuti arahan rekannya yang masih DPO yakni TW. Bersama TW pelaku ini sudah melakukan aksinya kurang lebih di lima TKP.

Sedangkan hasil rampasan sendiri bervariasi, mulai dari handphone, uang tunai hingga sepeda motor.

“Saya awalnya diajak TW, dia yang punya ide. Barang hasil rampasan setelah dijual saya dikasih bagian Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu,” kata Yulianto.

Selain mengamankan tersangka Yulianto, petugas juga mengamankan barang bukti berupa, sepeda motor Honda Supra X 125 Nopol S 6924 KD sebagai sarana pelaku.

Baca Juga  Gandeng Pemkab dan Polresta Banyuwangi, PT BSI Salurkan Bantuan Sembako Pada Korban Banjir Bandang Kalibaru

Dan sebuah motor Suzuki Smash dengan Nopol L 3794 MS yang sengaja ditinggal pelaku TW di sekitar Sidoyoso sebelum kabur. Kepada pelakunya Polisi menganjarnya dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman lebih dari 5 tahun penjara.

Penulis : Ekoyono, Editor: Budi, Publisher : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakEmpat Pencuri Cilik Curi Sepeda Angin
Artikulli tjetërLubangi Atap, Bobol Indomaret

Tinggalkan Balasan