Nyambi, Driver Ojol di Surabaya Berurusan dengan Polisi

12
Pelaku pencuri tas diapit Kanit dan Kapolsek Simokerto.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) –Terlibat kasus pencurian, seorang Driver Ojek Oline (Ojol berurusan dengan Polsek Simokerto. Pelakunya diketahui bernama Ekadia (30), asal Jalan Ngagel Dadi Surabaya.

Driver Ojol ini dilaporkan oleh Ismail (25), warga Bangkalan Madura, karena telah mengambil tas selempang miliknya.

Peristiwanya terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, Minggu (10/11/2019), saat korban sedang memperbaiki AC di ITC Mall Jalan Gembong Surabaya.

Tiba tiba pelaku datang dan mengambil tas milik Ismail. Korban sendiri saat itu tidak menyadari bahwa tas miliknya diambil oleh pelaku.

Kapolsek Simokerto Surabaya Kompol Masdawati Saragih menjelaskan, pelaku yang saat itu mengambil uang di ATM, melihat ada tas yang disimpan dibelakang blower AC.

Baca Juga  Dugaan Korupsi Proyek Galaxy Fun, Kades Kedungrejo Ngaku Tidak Tahu

Selanjutnya, oleh pelaku tas milik korban diambil dan bergegas pergi. Saat korban mengetahui tas miliknya hilang, korban dibantu temannya berusaha mencari disekitar lokasi.

Loading...

“Korban ini ketika itu melihat tas miliknya dibawa pelaku yang langsung dikejar dan berhasil menangkap pelakunya,” sebut Masdawati, Senin (25/11/2019).

Selanjutnya tersangka beserta barang bukti diserahkan ke anggota Reskrim Polsek Simokerto yang saat itu berada disekitar lokasi kejadian oleh korban.

Dihadapan penyidik, pelaku Ekadia mengatakan, jika saat itu dirinya tidak ada niat untuk mencuri tas korban.

Dirinya yang saat itu mau ambil uang di ATM, melihat ada tas yang disimpan dibelakang blower AC. “Saat itu juga mulai timbul rasa untuk mengambilnya,” aku pelaku.

Baca Juga  Pelaku Fetish Jarik Ditangkap di Kapuas Kalteng, Ancam Bunuh Diri ke Korban

Apenya, pada saat hendak pergi dirinya dipergoki korban yang punya tas.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa, 1 buah tas selempang berisi dompet.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (*)

Reporter : Eko

Loading...

Tinggalkan Balasan