BPN Jatim Dituding Nuraini Beri Janji Palsu

15

SURABAYA (kabarjawatimur.com)
Kembali Rabu (5/10/1016) siang Nuraini warga Jember merupakan hak waris dari tanah di Jl. Gubeng Pojok, Kecamatan Gubeng, mendatangi kantor BPN (Badan Pertanahan Negara).

Kali ini Nuraini bukan mendatangi BPN II Surabaya, namun ketingkatan instansi lebih tinggi yaitu BPN Kanwil Jatim.
Kemarahan yang dikantor BPN Kanwil Jatim tetap tentang tuntutan hak tanah tanah miliknya yang sekarang berdiri bangunan Plaza Grand City.

Nuraini telah melaporkan kasus pengandaan sertifikat tanah miliknya yang sekarang didirikan bangunan Grand City sejak tahun 2008.
Hingga pada tahun 2014 BPN kanwil Jatim mengambil sikap akan mempertemukan dan melakukan mediasi antara pihak keluarga Nuraini yang bejumlah 9 orang dengan pihak pemilik Grand City yaitu Hartatik Murdaya.

Baca Juga  PT PJB MoU Dengan Kabupaten Ponorogo Jalin Pemanfaatan FABA

Namun hingga 2 tahun berlalu ternyata janji BPN Kanwil Jatim kepada Nuraini hanya janji belaka, sehingga kemarahan tidak bisa terbendung lagi.

Loading...

Dikantor BPN Jatim Nuraini berteriak marah bahwa dirinya sudah memperjuangkan hak waris milik orang tuanya dan 9 keluarga kandungnya selama puluhan tahun, dan 2 tahun angin segar yang dijanjikan ternyata hanya pemainan BPN Jatim.
“Saya sudah menunggu janji dari BPN Jatim selama 2 tahun yang berniat untuk segera melakukan mediasi, ternyata hanya janji palsu, saya tidak terima akan saya perjuangkan hak saya,” ujar Nuraini di ruangan salah satu staff BPN Jatim.

Media kabarjawatimur.com mendapatkan keterangan yang dilontarkan oleh Nuraini.
Nuraini mendapat keterangan dari salah satu staff yang di kantor BPN Jatim. Petugas yang diketahui bernama Eko dan Gembong tidak bisa memberikan keterangan banyak.
Alasan yang diberikan bahwasanya untuk persoalan milik Nuraini hanya bisa dijawab oleh Kepala kantor BPN Jatim.

Baca Juga  Umur Jembatan Klungkung Jember Bisa 100 Tahun

“Maaf kami selaku staff tidak bisa menjawabnya, yang berwenang adalah, Kepala (Kakanwil), dan sekarang Kepala sedang berada di Jakarta, kalau sudah datang akan kita beritahu kepada yang mengaku hak waris (Nuraini),” tiru Nuraini saat di konfirmasi kabarjawatimur.com.

Reporter. : Rusdi
Editor. : Budi
Punisher. : Gunawan.

Loading...
Artikulli paraprakKontingen Formi Sidoarjo Siap Berlaga di Tafisa World Game
Artikulli tjetërBPJS Tenagakerja Surabaya Utara Berikan Inovasi Secara Optimal

Tinggalkan Balasan