Normalisasi Saluran Irigasi Lancar, Petani Rogojampi Bernafas Lega

119
Normalisasi Dam Concrong, masuk Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi. FOTO:Dok.Kabarjawatimur.com

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Para petani di wilayah hilir bendungan (Dam) Concrong, masuk Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, kini bernafas lega.

Hal itu lantaran, sejak dilakukan normalisasi, irigasi lahan pesawahan mereka kini menjadi lebih lancar.

Berdasarkan informasi di lapangan, sebelum dinormalisasi, endapan pasir dan lumpur memenuhi ruas bendungan. Akibatnya, saat terjadi peningkatan debit air, aliran sungai sering meluber. Dan irigasi pertanian tersendat.

Belakangan, kaum petani dan masyarakat setempat mengajukan normalisasi sungai secara mandiri ke Dinas Pengairan Banyuwangi.

“Normalisasi atas permintaan petani dan masyarakat,” ucap Irfan Hidayat, salah satu tokoh pemuda Desa Rogojampi, pada Kamis (2/4/2020).

Irfan mengatakan, apa yang dilakukan masyarakat bukanlah praktik pertambangan galian C. Melainkan program normalisasi sungai secara mandiri. Dimana warga meminta rekomendasi dari sinas terkait. Dan membiayai sendiri operasional alat berat Excavator.

Loading...
Baca Juga  Pemkab Jember Mulai Pakai Motor Listrik, Akan Bangun 2 SPKLU

“Kita minta izin dan rekomendasi dinas, agar material hasil normalisasi bisa dijual, karena untuk biaya operasional alat berat dan lainnya untuk masyarakat dan perbaikan infrastuktur,” kata Irfan.

Hasilnya, kini aliran air di bendungan Concrong, menjadi lebih lancar. Dan tentu saja berimbas positif untuk irigasi pertanian diwilayah hilir.

“Petani di Rogojampi hingga Blimbingsari, kini merasakan manfaatnya,” tambahnya.

Namun belakangan ini, normalisasi mandiri di bendungan Concrong, Dusun Krajan, Desa Rogojampi, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, ini menuai sedikit polemik.

Untuk itu, lanjut Irfan, pihaknya mengajak seluruh petani dan masyarakat untuk bersama-sama memberi pencerahan. Mengingat gerakan yang muncul, disinyalir hanya untuk menghalang-halangi proses normalisasi dengan harapan bisa mendapat sesuatu dari masyarakat. (*)

Baca Juga  Puluhan Hektar Tebu Milik PTPN XII Belum Selesai Ditebang PT IGG Tutup Giling

Reporter: Rochman

Loading...
Artikulli paraprakAdies Kadir Ajak Lawan Corona dengan Hidup Bersih
Artikulli tjetër8.395 orang ODP Covid-19, Rumah Susun di Surabaya Gratis

Tinggalkan Balasan