Nombok Judi Dadu Ditangkap Polisi

26

BOJONEGORO(Kabarjawatimur.com), – Satreskrim Polres Bojonegoro telah melakukan penangkapan 2 (dua) pelaku tindak pidana perjudian jenis dadu pada kamis tanggal 15 Desember 2016 pukul 23.30 Wib di Desa Sidodadi Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro.

Ke 2 (dua) orang yang diamankan Satreskrim adalah berinisial (N) umur 40 tahun, alamat Ds.Kedaton Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro dan seorang lagi berinisial (S) 44 tahun, alamat Desa Kedaton Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, keduanya berperan sebagai penombok.

Menurut Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Sujarwanto, penangkapan terhadap ke dua pelaku judi dadu itu berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di wilayah Kecamatan Sukosewu masih terdapat perjudian jenis dadu yang meresahkan masyarakat sekitar.

“Dari laporan masyarakat anggota kita langsung melakukan penyelidikan di lokasi tersebut,” tutur Kasat Reskrim AKP Sujarwanto

Setiba di lokasi anggota berhasil mendapatkan keterangan bahwa dirumah sebelah tempat billyard di gang buntu Jalan Raya Sidodadi Desa Sidodadi Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro sedang berlangsung permainan judi jenis dadu dengan taruhan uang.

Baca Juga  Ganjar Pranowo-Erick Thohir Sosok yang Diinginkan Jokowi

Mendapat Informasi tersebut Petugas langsung melakukan penggerebekan dan berhasil menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam permainan judi yaitu Sdr (N) dan Sdr (S)

Loading...

“Anggota kita berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam permainan judi, namun seorang berinisial (S) yang diduga sebagai bandar berhasil melarikan diri,” terang Kasat Reskrim AKP Sujarwanto

Dari penggerebekan dan penangkapan terhadap para pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa 3 buah mata dadu, 1 buah tatakan dadu, 1 buah tutup dadu, 1 lembar beberan, 1 lembar alas tikar, dan uang tunai sebesar Rp.200.000,-

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka diamankan di Mapolres Bojonegoro dan akan dijerat dengan pasal 303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Perjudian dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun atau pidana denda paling banyak Rp 25 juta.

Baca Juga  Bupati Bojonegoro dan Sekretaris Utama BMKG Tandatangani MoU Mitigasi Bencana

Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro yang dimintai keterangan tentang penangkapan pelaku perjudian menegaskan bahwa, Polres Bojonegoro akan selalu berusaha memberantas segala bentuk penyakit masyarakat.

Salah satunya perjudian dalam jenis apapun, karena hal itu dapat merusak perekonomian dan moral masyarakat. Pihaknya akan melakukan tindakan-tindakan tegas terhadap para pelaku perjudian.

“Sekarang kita memiliki aplikasi CAS, bagi masyarakat yang mengetahui adanya peristiwa atau perjudian di sekitar tempat tinggalnya kami harap untuk menggunakan aplikasi CAS,” terang AKBP Wahyu S Bintoro.

Reporter: Agus Kuprit, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakJadi Bupati dan Wakil Bupati 12 Jam
Artikulli tjetërLima Aparat Polri dan TNI Dapat Penghargaan

Tinggalkan Balasan