Ninja ber Celurit Diduga Hendak Memperkosa Diamankan Polsek Semampir

93
Pelaku dan barang bukti celurit di Polsek Semampir

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-
Diduga hendak melakukan aksi pemerkosaan, seorang pria yamg memakai cadar ala ninja diamankan oleh Reskrim Polsek Semampir, Polres Tanjung Perak Surabaya.

Belum sempat melakukan aksi bejatnya, karena korbannya lari dan berteriak minta tolong, hingga pelaku ini dapat diamankan meski sebelumnya sempat kabur.

Pelaku, M. Efendi (25) warga Jalan Kendinding Lor Gang Masjid Surabaya yang juga tinggal di Jalan Wonokusumo Pasar Surabaya.

Berawal pada, 28 Agustus 2019, lalu pelaku in mendatangi korban di rumah kontrakannya Jalan Wonokusumo Lor Gg. 3, Surabaya yang korbannya bernama Ayu ada didalam kontrakan.

Kompol Arianto Agus Kapolsek Semampir mengatakan, saat kejadian sekira pukul 02.00 WIB, pelaku ini diketahui masuk kedalam rumah kontrakan korban dengan cara membuka kunci slot pintu rumah.

Baca Juga  Pemotor Tiba Tiba Terjatuh dan Meninggal Dunia

“Dirinya (pelaku) menggunakan sarung untuk menutupi wajahnya seperti ninja dan juga membawa clurit,” kata Arianto, Rabu (25/9/2019).

Loading...

Ketika pelaku ini ada dalam rumah, lanjut Kapolsek, korban kaget. Namun saat korban hendak teriak, pelaku ini menutup mulut, dan mengancam dengan celurit namun korban berusaha melawan dengan melempar sepeda mainan anaknya.

Seketika itu korban menggendong anaknya lalu lari sambil teriak minta bantuan ke tetangga, sehingga pelaku ini kabur dan cluritnya ketinggalan didalam rumah korban.

Atas kejadian ini, korban melaporkan kejadiannya di Polsek Semampir, dan diketahui pelakunya melarikan diri (DPO). Dan dari hasil penyelidikan, pada Jum’at (20/9/2019) anggota Reskrim mengetahui keberadaan tersangka di Jalan Kedinding lalu dilakukan penangkapan.

Baca Juga  Destinasi Wisata Bojonegoro Dilengkapi Kuliner Sebagai Penunjang

Selanjutnya di bawa ke Polsek Semampir guna proses hukum selanjutnya berikut barang bukti sebilah Celurit.

“Pelaku saat ini sudah kita tahan dalam penjara dan akan dijerat Pasal 2 ayat (1) Undang Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951,” tutup Arianto Agus. (Eko)

Editor : Budi

Loading...
Artikulli paraprakHendak Menikah, Pria ini Ajak Pacar Curi HP
Artikulli tjetërPembacokan di Bangkalan, Korban Dikeroyok 8 Orang

Tinggalkan Balasan