Ilustrasi

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-Pasangan suami istri (pasutri), warga Surabaya jadi korban Jambret pada pada tanggal 23 Mei 2021 lalu, pukul 03.00 di Jalan A Yani tepatnya depan Maspion Square Surabaya. Korbannya, wanita berinisial NKH, dan suaminya.

Dalam laporan korban ke Polsek wonocolo wonocolo nomor : LP-B/105/KKA, 2002/Reskrim/Surabaya Polsek wonocolo menyebut jika pencurian dengan kekerasan berupa penjambretan tas merah maroon yang terdapat dompet dengan berisikan KTP, ATM BRI, kartu BPJS HP Samsung, serta uang tunai Rp350.000.

Kepada media ini, dan juga di media sosial, korban bercerita jika, Minggu kemaren, sekitar jam 3 pagi sya sm suami kena jambret di daerah A.yani. “Mau cerita sedikit .. tp, Sebelumnya, di mohon hati” yaa kalo sedang keluar malam di jl.A.yani, sekitaran situ pokoknya,” tulisnya.

Korban menjelaskan, awalnya korbam dan suaminya mau ke luar kota yakni Tulungagung. Berangkat dari rumah jam 2.30 pagi. Didaerah Wonokromo, tepat lampu merah setelah DTC ada dua orang yang berboncengan dan putar balik.

Baca Juga  Bungkus Rokok Bawa Pria 25 Tahun ke Penjara

“Saat itu, suamiku bilang ke aku nya “ikuloh yank, wong golek-golek (cari mangsa) ati-ati loo” aku langsung lah bilang, jangan su’udzon,” tambah korban.

Setelah itu korban meneruskan perjalanan dengan santai dan tepat depan Giant Maspion di Jalan A. Yani tiba-tiba korban kerasa tasnya kayak jatuh. Lalu nolehlah ke belakang karna waktu itu emang tasnya selempangkan ke belakang dan posisi tas itu ada di dalam jaket.

Loading...

Awalnya korban kerasa tasnya kayak mau jatuh, ketika noleh ke belakang laa kok ada yang narik tasnya. Korban langsung refleks menarik lagi tasnya sambil teriak copet-copet.

Tapi, tasnya tetap aja kena oleh 2 orang jambret, meski korban berusaha mempertahankan tasnya tp tetap gak bisa karena mereka cepet waktu menarik tas.

“Aku langsung bilang sama suamiku “tas aku yank, copet- copet dan teriak-teriak. Meski kayak gitu gak ada yang nolongin padahal ada beberapa motor dan mobil yang lewat di situ. Motornya sempat kami kejar karena kurang cepat jadi gak bisa ke kejar itu 2 orangnya,” tambah korban.

Baca Juga  Ada Laporan Masyarakat, Pria 58 Tahun Diamankan Polisi

Setelah kejadian itu, korban dan suami langsung menuju kantor polisi untuk melapor dengan harapan 2 orang jambret itu bisa ketangkap. Korban juga berharap jika dekat lampu merah ada CCTV dengan harapan polisi dapat menyelidiki lewat CCTV tersebut.

Ketika dikonfirmasi Kanit Reskrim Polsek Wonocolo Surabaya Iptu Shokip membenarkan, jika korban pasangan suami istri yang menjadi korban jambret tersebut sudah melapor.?

“Iya Mas, pasangan suami istri korban penjambretan tersebut sudah membuat laporan resmi dan saat ini kasus tersebut masih kami pelajari dan selidiki guna mengungkapnya,” singkat Iptu Shokip, Rabu (26/5/2021).(*)

Reporter : Eko

Loading...
Berita sebelumyaPolisi Bekuk Lagi 6 Tersangka, Terkait Pengeroyokan yang Tewaskan Korban
Berita berikutnyaAdam Rusydi Minta Pemprov Lakukan Skala Prioritas Vaksinasi Guru Jelang Pembelajaran Tatap Muka

Tinggalkan Balasan