Ngaku Ahli Service, Malah Embat 12 HP

38
Tersangka Stefanus diamankan di Polsek Wonocolo

SURABAYA (kabarjawatimur.com) – Tersangka pencurian yang berkedok teknisi HP (Handphone) berhasil dibekuk oleh Unit Crime Hunter Polsek Wonocolo Surabaya. Spesialis pencurian HP milik konter tersebut bernama Stefanus Bagus Teguh (37) asal Jl.Raya Ken Dedes No.1 Tulusbesar Tumpang, Malang.

Pria yang tinggal di Jl.Bandilan Waru, Sidoarjo tersebut menyikat 13 HP milik korbannya yakni Laaihoon (30) pemilik konter service HP di Maspion Square Jl.A Yani Surabaya. Kepada petugas tersangka mengaku tersebut dijualnya baru laku satu unit seharga Rp 1,1 juta rupiah dan uangnya telah dihabiskan untuk biaya hidup sehari-hari dan juga dibuatnya untuk main perempuan di Makam Kembang Kuning Surabaya.

Tersangka tersebut adalah spesialis pencuri HP milik konter, tercatat sudah puluhan HP dari beberapa konter di Jawa Timur maupun luar pulau Jawa, kata AKP Arif Suharto, Kanit Reskrim Polsek Wonocolo Surabaya.

Loading...
Baca Juga  Dua Pencuri HP, Satu Lepas Tak Terbukti Terlibat

“Di Kota Kupang, NTT 7 unit HP, Bengkulu 7 unit HP, Tangerang 5 unit hardisk, Malang 7 unit HP dan di Surabaya 12 Unit HP, ” kata Arif kepadakabarjawatimur.com, Jum’at (25/11/2016).

Modusnya, AKP Arif melanjutkan, awalnya tersangka tersebut melamar pekerjaan sebagai teknisi HP setelah diterima, pelaku tersebut mulai beraksi dengan mengambil satu persatu HP tersebut. Hingga sebanyak 13 buah.

“Modusnya sama disetiap kota tempat tersangka ini beraksi, yakni terlebih dahulu melamar pekerjaan hingga menjadi karyawan “, tutup Arif.

Tersangka kini ditahan dalam penjara Polsek Wonocolo karena melanggar pasal 362 KUHP tentang pencurian yang ancaman hukumannya hingga 6 tahun penjara. Barang bukti yang belum dijual oleh tersangka berupa, satu unit HP BlackBerry Onyx warna hitam dan satu unit handphone merk Samsung warna hitam.

Baca Juga  Peternak Sapi: Dinas Peternakan Jember Lamban, Sapi Terserang PMK Makin Banyak

Penulis: Ekoyono, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakPegawai Dishub Terlibat Pemalsuan Buku Uji Kir
Artikulli tjetërKerap Mabuk, Ditegur Tetangga, Malah Main Bacok

Tinggalkan Balasan