Napi Penerima Asimilasi Ditembak Mati Polisi Polda Jatim

6287

SURABAYA,(Kabarjawatimur.com)-
Polisi dari Polda Jatim Tembak mati dua penjahat jalanan, karena melawan petugas ketika disergap dengan senjata api (senpi) dan parang.

Dua pelaku kejahatan pencurian kendaraan bermotor itu ditembak mati Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, Selasa (5/5/2020) dinihari dan diketahui merupakan residivis penerima program asimilasi.

Dua pelakunya diketahui bernama Zainul Arifin alias Pitik (36) asal Dusun Jogosari, Desa Jogonalah, Kecamatan Pandaan dan M Imron Rosadi alias Baron (40) asal Dusun Kanigoro, Desa Kertosari, Kecamatan Purwosari, pasuruan.

Ditreskrimum Polda Jatim

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, Kompol Oki Ahadian Purwono membenarkan jika anggotanya menembak mati dua pelaku kejahatan jalanan itu.

Loading...
Baca Juga  Cabuli Pelajar 17 Tahun Dengan Modus Ajak Main Game, Pelaku Gagahi 3 Kali

Mereka ditindak tegas terukur karena melawan anggota menggunakan senpi dan senjata tajam saat akan dibekuk didaerah Gempol.

“Di daerah Gempol, Pasuruan, salah satu pelaku sempat menembakan senjatanya ke arah anggota, dan juga berusaha menyerang dengan parang,” sebut Oki.

Dari hasil penyelidikan sementara, kedua bandit ini sudah beraksi di wilayah Trenggalek, Blitar dan Tulungagung, beraksi mencuri motor juga kendaraan roda empat.

Dari penangkapan ini, diamankan barang bukti berupa, senjata api jenis pistol juga peluru tajam dan sebilah parang.

“ZA ini adalah Napi penerima progam asimilasi dan sudah lima kali beraksi dibeberapa wilayah,” tutup Oki Ahadian. (*)

Reporter : Eko

Teks : Barang bukti Pistol dan parang milik pelaku yang tembak mati

Loading...
Baca Juga  Gaduh Soal Solar Subsidi di Tuban, Entah Siapa Yang Salah ?
Artikulli paraprakWarga Kedung Baruk Terima Ratusan Paket Sembako Adies Kadir
Artikulli tjetërPSBB Malah Kumpul Kumpul, Tiga Warga Surabaya Terciduk

Tinggalkan Balasan