Mucikari Online Diotaki Securiti

17

SURABAYA(kabarjawatimur.com)- Unit Perlindungan Perempuan dan anak( PPA) Polrestabes Surabaya mengungkap kasus perdagangan perempuan dengan korbannya
dua wanita berinisial EPA (20) dan MSS (26) semuanya warga Surabaya.

Pelakunya adalah Eko Kristianto (38) asal Surabaya Utara yang menawarkan bak mucikari lewat jejaring sosial FB dan BBM. Harga kedua korban yang dipasarkan berkisar Rp.600.000 untuk sekali kencan.

Satpam pabrik Baja di daerah Jl. Tambak Langon tersebut ditangkap Unit PPA di hotel POP Jl. Diponegoro Surabaya, pada Selasa (27/9/2016) yang lalu.

Tersangka juga mengatakan, baru sekali menawarkan EPA dan MSS ke grup akun Facebook. Untuk pertama kalinya, Eko bertemu di sebuah warung angkringan tempatnya nongkrong. Saat itu EPA kebetulan bersama seorang wanita yakni MSS yang dikenal tersangka lebih dulu, dan wanita tersebut biasanya juga jadi wanita panggilan.

Baca Juga  Hewan Ternak Alami Gejala PMK, Berikut Langkah Cepat Mengatasinya

“Iseng saja waktu nongkrong ketemu mereka, dan ternyata mau ditawarkan untuk kencan ke temen-temen saya di Facebook (FB) dan BBM. Saya dapat imbalan Rp.100.000,” kata tersangka kepada kabarjawatimur.com, Rabu (28/09/2016).

Loading...

Kompol Bayu Indra Wiguna, Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya mengatakan, awal kejadian ini korban terlebih dulu SMS kepada tersangka untuk dicarikan tamu,kemudian tersangka mencari tamu lewat group akun FB bernama ” ANGEL DEVIL” milik tersangka.

“Setelah mendapat tamu dan sudah ada kesepakatan tarif sebesar 600 ribu. Kemudian tersangka memberikan nomor HP korban kepada tamu agar tamu tersebut langsung berkomunikasi dengan korban. Setelah itu tersangka mengantarkan ke Hotel yang telah disepakati,” jelas Bayu.

Baca Juga  Puskesmas Takel Kedung Cowek Terbakar, Terdapat Satu Korban

Tersangka akan dijerat dengan pasal 2 UU RI no.21 tahun 2007 tentang PTPPO dengan ancaman pidana penjara tiga tahun dan paling lama lima belas tahun.

Dan juga pasal 296 KUHP atau 506 KUHP tentang mempermudah untuk dilakukannya perbuatan cabul atau mengambil keuntungan dari pelacuran perempuan,dengan ancaman pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan.

Penulis : Ekoyono, Editor : Budi, Publisher : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakRazia Sikat Semeru Amankan 20 Pelaku Curas dan Curanmor
Artikulli tjetërWarga Krian Tidur Di Halaman Rumah, Akibat Listrik Padam Lebih Dari 10 Jam.

Tinggalkan Balasan