Motor Tergeletak di Jembatan Sembayat, Pengendaranya Diduga Bunuh Diri

6890
Motor milik korban saat hendak dievakuasi oleh petugas

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Keberadaan motor Honda Beat nopol W 3820 JF yang tergeletak di tepi Jembatan Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, pada Jum’at (24/7/2020) pagi sekitar pukul 9.30 WIB mendadak menghebohkan warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas di sana.

Diduga pengendara motor tersebut bunuh diri dengan menceburkan diri ke sungai bengawan solo. Hal ini diakui oleh dua saksi mata yang kebetulan sedang memancing, dan nongkrong di warung kopi tepi tanggul Jembatan Sembayat.

“Tadi saya dikasih tahu kalau ada orang yang tenggelam di sungai. Saya lalu naik ke tanggul dan melihat ada orang yang tenggelam. Cuma kelihatan tangannya di atas permukaan air,” ujar salah seorang saksi Abdul Fatah (52) warga Desa Sembayat RT8 RW2, Manyar, Gresik.

Baca Juga  Bupati Cup 3rd Jember Koi Show Datangkan Juri Mancanegara

Keterangan yang sama juga diutarakan oleh Duwan, salah seorang pemancing yang melihat korban hendak tenggelam ke sungai. Dia menyebut korbannya diperkirakan berjenis kelamin pria, Dengan mengenakan baju lengan panjang.

Loading...

Di lokasi kejadian, tampak petugas dari Polsek Manyar dan Bungah yang datang sekitar pukul 10.00 WIB. Motor korban yang tergelatak di TKP lalu dinaikkan ke mobil patroli. Sementara petugas sibuk meminta keterangan para saksi.

“Tadi kita sudah meminta keterangan dua orang saksi yang kebetulan sedang berada di tepi selatan Jembatan Sembayat. Kita belum bisa memastikan apakah korban ini bunuh diri atau kecebur dari atas jembatan,” kata Aiptu Hery, Jumat (24/7/2020).

Baca Juga  Ingat, Polisi Larang RHU Masukan Anak Dibawah Umur

Sementara dari data kepemilikan kendaraan yang tercatat di Kantor Samsat Gresik, motor Honda Beat berwarna biru putih tersebut milik Khariroh warga Dusun Sido Fajar RT6 RW12, Desa Tajung Widoro (Mengare), Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik.

Kendati begitu, belum bisa dipastikan apakah pengendara motor yang kecebur ke bengawan solo itu adalah suami dari Khariroh atau tidak. Polisi kini masih koordinasi dengan Kepala Desa setempat. (*)

Reporter : Azharil Farich

Loading...
Artikulli paraprakIni Terobosan Ketua RT 5 Pulo Tegalsari Wonokromo, Pasang Alat Semprot Sprinkler untuk Lindungi Warganya dari Virus Corona
Artikulli tjetërPerwira TNI Polri Angkatan 1995 di Jatim Ramai-ramai Sumbangkan Darah

Tinggalkan Balasan