Modal Jenglot, Pria di Jember Raup 370 Juta

165
Pelaku penggandaan uang usai dibekuk polisi.

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Telah banyak kasus penipuan penggandaan uang berhasil digulung polisi. Namun masih ada saja pelaku penipuan yang beraksi dengan modus pengganaan uang.

Adalah Kahar warga Dusun Gumuk Segawe, Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, diduga kuat melakukan penipuan dan penggelapan uang. Bahkan untuk meyakinkan korbannya, pria berumur 62 tahun ini menggunakan Jenglot untuk proses penggandaan uang yang dilakukan.

“Tersangka menyanggupi untuk menggandakan uang yang telah disetorkan korban menjadi Rp 3 miliar,” kata Kapolsek Jenggawah AKP Sunarto saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (5/5/2020) petang.

Diketahui kronologi kejahatan tersangka, mulanya korban Romlan (62), warga Desa/Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, diyakinkan bisa menggandakan uang.

Korban yang tergiur dengan iming-iming tersangka, secara bertahap mentransfer uang ke rekening milik anak tersangka hingga mencapai Rp 370 juta.

Loading...
Baca Juga  Bertengkar, Suami Siri Tega Bunuh Istri lalu Rampas HP dan ATM Korban

Korban secara bertahap mentransfer sejak Oktober 2019 hingga Maret 2020. Korban yang tidak kunjung mendapatkan uang Rp 3 miliar pun merasa curiga dan meminta uangnya kepada tersangka.

“Tapi saat ditanyakan, uang tersebut tidak ada. Akhirnya ia pun melaporkan tersangka ke kepolisian,” lanjut mantan Kasat Sabhara Polres Jember ini.

Sunarto menambahkan, pihaknya pun mengamankan tersangka pada Senin (4/5/2020) kemarin. Dari hasil penyidikan diketahui modus yang digunakan tersangka yakni dengan cara mengubur uang yang disetor korban dan berdalih bisa melipatgandakan uang tersebut.

“Tersangka mengganti uang yang dikubur dengan uang palsu. Selain itu tersangka juga menggunakan jenglot sebagai media penipuannya,” ungkapnya.

Saat ini tersangka masih disidik di Mapolsek Jenggawah. Diduga masih banyak korban lain dari kasus penipuan ini.

Baca Juga  Abdul Halim Terpilih Sebagai Ketua IKA UTM Periode 2022-2026

Akibat perbuatannya tersangka pun terancam terjerat pasal 378 subsider pasal 372 KUHP

“Dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rio Christiawan

Loading...
Artikulli paraprakKahar Muzakir dan Adies Kadir Ditunjuk Ketum Golkar Nahkodai Personalia Fraksi
Artikulli tjetërAhmad Albar Ditangkap Polisi Surabaya, Miliki Puluhan Ribu Koplo

Tinggalkan Balasan