Petugas saat memadamkan api yang membakar mobil.

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Sebuah mobil Hyundai Clio dengan plat nomor P 1731 KH, Senin sore tiba-tiba terbakar saat akan melintas di perempatan lampu merah Jalan Oto Iskandardinata, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Jember.

Menurut pengemudi mobil Zulheri Fathoni saat itu dirinya bersama seorang temannya dari Ambulu menuju ke arah kota.

Saat berhenti di lampu merah yang sedang menyala tiba-tiba-tiba dari bagian mesin terdengar ledakan.

“Tiba-tiba langsung meledak gitu,” kata Zulheri Fathoni saat di wawancara masih terlihat terguncang.

Penyebab kebakaran Zulheri menduga api berasal dari bagian karburator.

“Langsung meledak, karena karbunya (karburator) bocor terus meledak. Karena karbu berhubungan dengan bensin,” jelasnya.

Zulheri mengaku dia dengan temannya setelah mendengar ledakan langsung keluar dari mobil.

Baca Juga  Keluarga Siswa SMA di Jember Meninggal Pasca Vaksinasi Kecewa Dengan Kepala Puskesmas Cakru

Namun ia terpaksa kembali ke dalam mobil untuk mengambil tas berisi laptop yang tertinggal di dalam mobil.

Loading...

“Saya masuk lagi ke mobil ambil tas dan laptop karena banyak datanya,” ungkapnya.

Belakangan diketahui bahwa kedua orang yang menumpang mobil nahas itu adalah staf Bawaslu Propinsi Jawa Timur yang sedang melaksanakan tugas di Jember.

Salah satu Komisioner Bawaslu Jember Andika Firmansyah saat dikonfirmasi membenarkan.

“Iya mas (korban staf Bawaslu Propinsi Jatim),” kata Andika Firmansyah melalui pesan WA.

Kedua orang tersebut rencananya mau ke Surabaya setelah melaksanakan tugasnya.

“Staf itu dari Banyuwangi sedang WFH (work from home kerja di rumah) rencananya mau ke Surabaya,” pungkas Andika.

Baca Juga  Mama Muda Jadi Korban Jambret di Jalan Tidar Surabaya, Pulang Dari Konter HP

Sementara itu api berhasil dipadamkan tak lama setelah sebuah armada Damkar datang. Namun kondisinya sudah ludes terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kedua orang penumpang hanya mengalami shock dan kerugian material senilai kurang lebih Rp 50 juta. (*)

Reporter: Rio

Loading...
Berita sebelumyaJalani New Normal, Kantah Surabaya II Rutin Senam 5 Menit
Berita berikutnyaLuncurkan Inovasi Si Putri Kentang, Kejati Kalteng Siap Beri Kepuasan Masyarakat

Tinggalkan Balasan