Mobil Brio merah dikerumuni warga

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Misteri pemilik pemilik mobil Honda Brio merah yang ditinggal di Gang 4 Perumahan Kodim di Desa jubung Kecamatan Sukorambi, akhirnya terungkap.

Mobil yang diparkir begitu saja oleh pemiliknya dengan lubang bekas peluru di salah satu pintunya, diduga milik AY (43).

AY ternyata dikenal sebagai bandar narkoba dan residivis kasus narkoba, warga Jalan Wijaya Kusuma Kelurahan Jember lor Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember.

Menurut Kasat Reskoba Iptu Dika Hadian, tersangka sempat menabrak anggota polisi dan mobil warga, saat akan ditangkap di lampu merah Desa Kaliputih, Kecamatan Rambipuji, Senin lalu (6/7/2020).

“Setelah mendapatkan informasi adanya transaksi, anggota langsung melakukan pembuntutan dari arah Balung. Sesampai di lampu merah dihentikan anggota, namun tersangka melawan dengan menabrak polisi dan mobil warga lainnya,” ungkap Dika.

Baca Juga  Petugas Gabungan Geledah Rutan Surabaya, Barang Mencurigakan Diamankan

Setelah menabrak petugas tersangka memacu kendaraannya kencang untuk melarikan diri, meski polisi telah memberikan tembakan peringatan.

“Anggota sempat menembak mobil Brio merah yang dikendarai tersangka saat terjadi kejar-kejaran. Bahkan saat terjadi kejar-kejaran, pelaku sempat membuang barang bukti berupa tas yang diduga berisi narkoba jenis sabu,” jelasnya.

Loading...

Sayangnya petugas kehilangan jejak mobil tersebut, saat berusaha mengamankan barang bukti yang dibuang pelaku di sepanjang jalan.

Belakangan diketahui ternyata mobil tersebut ditinggal begitu saja di Gang 4 Perum Kodim, Desa Jubung.

Sedangkan sepasang pria dan wanita yang diduga pelaku kemudian kabur menggunakan mobil taksi daring.

“Kedua orang tersebut, hingga saat ini belum tertangkap. Anggota masih terus melakukan pengejaran,” pungkasnya.

Baca Juga  Keluarga Sholeh Dapat Pinjaman Rumah dan Bantuan Sosial

Diberitakan sebelumnya, warga Gang IV Perumahan Dinas Kodim di Desa Jubung Kecamatan Sukorambi gempar dengan keberadaan mobil Honda Brio merah dengan kondisi kaca pecah dan bodi ada bekas tembakan.

Sepasang pria dan wanita yang mengendarai mobil itu mengaku kepada warga sengaja sembunyi karena ketakutan dikejar pengemudi kendaraan lain yang terlibat serempetan.

Bahkan mereka sempat sembunyi dan meminta minum di rumah salah seorang warga. Namun keduanya kabur dengan taksi daring (online) setelah mengetahui ada salah seorang warga menghubungi polisi.(*)

Reporter: Rio

Loading...
Berita sebelumyaDiduga Oleng Naik Trotoar dan Tabrak Pohon, Emak Emak di Surabaya Tewas Dilokasi
Berita berikutnyaNenek Halimah Akan Eksekusi Tanah HGB Lokasi Bangunan Belakang Vionata Genteng Banyuwangi

Tinggalkan Balasan