MKM Bird Shop Ajak Pecinta Burung Bangkitkan Ekonomi UMKM Peternak Murai

118
Lie Hendro (pakai baju ungu) bersama para komunitas pecintai Murai di acara bukber, sore tadi.

SURABAYA (Kabarjawatimur.com) – Untuk mempererat jalinan tali silaturahmi antar pecinta burung kicau jenis Murai Batu, Asosiasi Penangkar Burung Nusantara (APBN) kerja bareng dengan Mari Kita Mampir (MKM) Bird Shop menggelar buka bersama di Ruko Klampis Megah, Minggu (24/4/2022) sore.

Sebelum berbuka, mereka yang hadir bisa menikmati alunan suara Murai Batu trotol yang banyak digantang di lokasi. Bahkan, para pecinta burung yang juga telah mengembangkan sayap dengan berternak, bisa saling bertanya kepada ahlinya. Karena acara ini didatangi peternak UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) sukses di beberapa daerah di Jatim.

Lie Hendro, pemilik MKM Bird Shop selaku penggagas kegiatan ini mengatakan, acara kumpul-kumpul dengan komunitas pecinta burung kicau perwakilan daerah-daerah di Jatim ini selain untuk silaturahmi, juga untuk berbagi ilmu beternak Murai. Mereka bisa bebas bertanya dan berdiskusi seputar kesulitan menangkar Murai dan lainnya.

Baca Juga  Dicekal ke Luar Negeri, Setelah Dibekuk Jadi Eksportir Migor Ilegal

“Tujuan saya kumpul-kumpul dengan komunitas pecinta burung kicau Murai ini, supaya memotivasi untuk peternak-peternak UMKM yang ada. Mereka bisa saling sharing dan berbagi ilmu satu sama lain. Kebetulan sekarang covid sudah mulai reda, kita bisa kumpul lagi. Tapi ya gitu, harus tetap prokes. Pakai masker, rajin cuci tangan, biar kita sama-sama sehat,” pinta Lie mengingatkan.

Loading...

Lanjutnya, mereka yang datang sejak sore juga bisa melihat kondisi dan mendengarkan suara puluhan Murai trotol yang digantang secara bergantian. Bagi yang ingin membeli Murai, MKM Bird Shop memberikan harga diskon khusus Murai trotol yang dihasilkan APBN dari peternakan UMKM.

“Sehingga bisa memajukan peternak dalam negeri yang sekarang sudah menjamur di mana-mana, biar bisa mendongkrak perekonomian setelah hampir dua tahun jalan di tempat karena kondisi pandemi. Harapan kami, masing-masing peternak ini akan berpacu mendapatkan kualitas yang baik untuk bisa dilombakan, otomatis perekonomiannya terangkat juga,” beber pengoleksi batu permata ini..

Baca Juga  Bebas Tiga Bulan Lagi Terjerat Kasus Terorisme, Umar Patek Tetap Komitmen Bantu Lapas

Tepat adzan maghrib berkumandang, sekitar tiga puluhan komunitas yang hadir segera menikmati menu berbuka yang sudah disiapkan. Ada nasi kotak empal, sate ayam, kolak, bubur madura, bubur sagu, jeruk, dan makanan ringan lainnya menjadi menu berbuka.

Priyo, warga Jalan Kapas Lor yang ikut nimbrung di acara tersebut tertarik membeli Murai Batu trotolan yang memiliki keistimewaan suara keras.

“Saya tertarik karena baru usia dua sampai tiga bulan, tapi sudah mempunyai kualitas suara kencang dan berani tarung (fighter). Makanya saya langsung ambil ke Pak Hendro,” ujar Priyo. (*)

Reporter: IBAD
Editor: Gita Tamarin

Loading...
Artikulli paraprakBerkah Ramadhan, YBSE 696 At-Tanwir Bagikan Santunan Yatim Piatu
Artikulli tjetërTuai Pujian, LEMKAPI Apresiasi Inovasi Polisi Santri Polda Jatim

Tinggalkan Balasan