Minta Sumbangan Dikasih Nasi Bungkus, Pria ini Embat HP

Pelaku curi HP yang dibekuk.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Pria di Surabaya ini nekat embat handphone (HP) di salah satu warkop yang ditinggalkan pemiliknya setelah meminta sumbangannya ditolak. Namun, gerak cepat Polisi pelaku ditangkap sesaat setelah beraksi.

Pria yang diamankan itu, M. Andarun (28),asal Karangsirna, Nanggerangkel Cicurug Sukabumi Jawa Barat.

Kejiannya berawal, pada Selasa, 16 Februari 2021 sekira jam 16.00 WIB , korban bernama, Putri saat itu bekerja di warkop angkringan Artomoro, Kebonsari Surabaya dan ke kamar mandi lalu menitipkan HPnya ditemannya barinisial A.

Setelah itu, tidak lama A juga pergi kekamar mandi dan menaruh HP korban diatas meja warung. Ketika A kembali dari kamar mandi, HP korban sudah tidak ada. A kemudian menanyakan ke pemilik warung mengenai HP tersebut.

Pemilik warung saat itu tidak tahu namun mengatakan jika sebelumnya ada seorang laki-laki yang minta sumbangan dan diberi nasi oleh pemilik dan orang itu pergi.

Mengetahui hal tersebut anggota Reskrim Polsek Gayungan yang sedang berada di warung bersama A dan korban mencari orang yang dicurigai itu.

Loading...

“Saat anggota melintas di Jalan Kebonsari, korban dan A mengetahui keberadaan lalu dilakukan pengejaran,” sebut Kompol Gatot, melalui Iptu Hedjen, Kanit Reskrim Polsek Gayungan, Kamis (25/2/2021).

Ketika korban menanyakan perihal HP yang berada di warkop, orang tersebut tidak mengaku dan selanjutnya anggota Reskrim Polsek Gayungan membantu korban mengamankan orang yang dicurigai itu.

Kemudian saat dilakukan pengeledah ditemukan sebuah HP merk Hotwave warna hijau milik korban. “Begitu diintrogasi, korban mengaku bahwa dirinya mencuri HP saat di warkop,” tambah Hendjen.

Terbukti, pelaku beserta HP dibawa ke Polsek Gayungan guna proses hukum lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan tersangka yang bernama Andarun itu mengaku baru sekali melakukan pencurian.

“Dia tergiur HP yang berada diatas meja dan ditinggalkan pemiliknya saat itu,” tutup Hedjen.

Pelaku kini sudah dijebloskan ke Penjara karena melanggar tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 362 KHUPidana.(*)

Reporter : Eko

Loading...
Berita sebelumyaForkopimda Jatim Silaturahmi dan Takziayah ke Pondok Pesantren Annidhomiya Pamekasan
Berita berikutnyaTak Terima Suami Meninggal Di-Covidkan, Warga Wlingi Blitar Wadul ke Dewan

Tinggalkan Balasan