Menko Polhukam Ditusuk, Pengamanan Menteri ke Banyuwangi Diperketat

52
Kapolres Banyuwangi, AKBP Herdiansyah Zeinardi

BANYUWANGI, (Kabarjawtimur.com) – Banyuwangi merupakan Kabupaten yang sering dikunjungi oleh para orang-orang penting di Indonesia. Pasca, dari penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto di Banten berimbas pada sisi pengamanan di Banyuwangi.

Kapolres Banyuwangi, AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi bakal memperketat dua kali lipat terhadap keamanan kunjungan pejabat Negara setingkat menteri.

Pengamanan ekstra tersebut dilakukan oleh Polres setempat, mengingat Kabupaten berjuluk Negeri Festival ini kerap kali dikunjungi pejabat negara.

“Menyusul aksi terorisme yang sampai melukai Menko Polhukam, Bapak Wiranto, kami akan melakukan pengamanan ketat bagi menteri yang berkunjung ataupun transit di Banyuwangi,” kata Kapolres Taufik HZ, pada Kamis, (10/10/2019).

Loading...
Baca Juga  Bupati Bakar Semangat Atlit Bojonegoro, Final Bola Voley GMP Cup 2022

Pengamanan undangan VVIP, kata Kapolres Taufik, disesuaikan dengan protap yang ada. Mulai dari pengamanan pam terbuka maupun tertutup. Selain itu, penyisiran pun dilakukan jauh-jauh hari, baik di lokasi kegiatan ataupun sekedar transit pejabat.

“Ada protapnya. Kita lakukan baik terbuka dan tertutup. Koordinasi dengan stakeholder dalam hal ini Pemkab Banyuwangi untuk mengetahui lokasi mana yang dikunjungi,” cetusnya.

Untuk jumlah personel, masih Kapolres, polisi akan melakukan penyesuaian dengan bobot kegiatan acara. Apabila acara yang digelar melibatkan keramaian warga, maka pihaknya akan menugaskan lebih banyak personel untuk pengamanan.

“Antisipasi kita lakukan dengan ketat. Fungsi intelejen tetap menjadi yang pertama untuk mengetahui adanya pergerakan berbahaya atau tidak,” tambahnya.

Baca Juga  Mahasiswa KKN Bantu Vaksinasi Serentak BIN Daerah di Jember

Untuk diketahui, Menko Polhukam Wiranto, ditikam dibagian perut saat berada di Pandeglang, Banten. Pria diduga terpapar ISIS ini menyerang dengan menggunakan senjata semacam kunai. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Artikulli paraprakDua Pelaku Penusukan Wiranto Salah Satunya Gadis asal Brebes
Artikulli tjetërTanggapi Penikaman Wiranto, Menristek Dikti: Jangan Cari Musuh, Carilah Sahabat!

Tinggalkan Balasan