Mengigau Bisa Sebabkan Stroke dan Kematian

41

BOJONEGORO(Kabarjawatimur.com),- Saat terlelap lantaran tidur terlalu nyenyak, seringkali tidak menyadari bahwa kita telah mengigau. Mungkin bagi kita tak masalah, tapi bagaimana dengan orang yang tidur di sebelah kita?

Tentunya akan sangat menganggu, terlebih jika terjadi setiap hari. Mengigau merupakan gangguan tidur yang tidak normal di mana orang berbicara tanpa menyadarinya.

Penelitian menunjukkan bahwa mengigau bukanlah hasil pikiran sadar. Saat mengigau orang bisa berbicara sendiri, tertawa atau bahkan berteriak.

Umumnya mengigau sering terjadi pada kelompok anak-anak usia tiga sampai 10 tahun. Namun, 5 persen orang dewasa juga bisa mengalami kebiasaan ini.

Meski sepele namun mengigau ini juga sangat berbahaya,jika mengigau terlalu lama dan tanpa ada yang tau ini bisa mengakibatkan struk bahkan sampai meninggal.

Loading...
Baca Juga  How to Get a Pay For Essay

Seperti yang terjadi di Desa Trucuk kecamatan trucuk Bojonegoro,pagi ini jum’at 6 januari 2017, seorang warga meninggal dunia di karenakan mengigau hingga mengakibatkan kematian.

Penyebab umum mengigau di antaranya adalah stres, depresi, demam, kurang tidur, konsumsi alkohol, faktor keturunan, mimpi buruk, penyakit mental, hingga gangguan jiwa. Bila merasa belum terlalu mengganggu, pengobatan lebih lanjut tidak diperlukan.

Namun untuk mengatasi pengaruhnya terhadap orang lain, Anda dapat mengubah pola tidur dan mengurangi gejala yang bisa menyebabkan stres.

Oleh karena itu berhati-hatilah dengan keluarga dan yang paling penting untuk anak-anak,agar jangan terlalu jauh tidurnya dari orang tua.

Penulis: Agus Supriyadi, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Baca Juga  Pengedar Soccah Bangkalan Dibekuk, Segini Barang Buktinya
Artikulli paraprak36 Personil Amankan HUT PPP
Artikulli tjetërPembunuh Pengunjung Kafe Ditangkap, Dua Masih Buron

Tinggalkan Balasan