Menengok Tim Selam Bentukan BPB Linmas, Ini Perwujudan dan Tugasnya…

85
Tim Selam BPB Linmas Surabaya
Anggota Tim Selam BPB Linmas Surabaya saat hendak berlatih selam.

SURABAYA (kabarjawatimur.com) Kota Surabaya terus berupaya untuk membantu warganya ketika mengalami musibah. Salah satunya kini sudah dibentuk tim selam oleh Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Kota Surabaya.

Tim selam yang dimiliki Pemkot Surabaya ini merupakan anggota gabungan dari beberapa dinas. Mereka terdiri dari anggota BPB Linmas, Satpol PP dan jajaran di lingkungan Dinas Pemadam Kebakaran (PMK). Dimana tim selam terdiri dari anggota BPB Linmas 10 orang, Satpol PP 10 orang dan Dinas PMK 5 orang.

Tim Selam BPB Linmas Surabaya
Anggota Tim Selam BPB Linmas Surabaya saat hendak berlatih selam.

Apa saja tugas dari tim selam ini? Menurut Kepala BPB Linmas Kota Surabaya, Eddy Christijanto tim ini dibentuk dan upaya menjawab respon time yang cepat, tepat, dan aman dalam menghadapi setiap bencana. Seperti ketika sebuah bencana itu berada di air, pemkot menerjunkan tim selam yang terlatih khusus dalam menghadapi situasi tersebut.

Disebutkan, Tim selam BPB Linmas merupakan petugas yang diterjunkan ketika terjadi peristiwa bencana di air, salah satunya evakuasi adanya orang tenggelam. “Seperti dahulu ada kejadian warga Surabaya bersama mobilnya tenggelam di Sungai Tulungagung, kita terjunkan tim selam ke sana untuk evakuasi korban,” kata Eddy.

Loading...
Baca Juga  Wisata Pulai Merah Segera Ada Satpamobvit

Beragam kendala yang dihadapi tim selam saat melakukan evakuasi di lapangan, membuat mereka harus siap dan sigap dihadapkan dalam situasi apapun. Karena itu, Eddy memastikan, sebelum tergabung dengan tim selam, mereka telah diberikan pembekalan dan berbagai macam pelatihan teknik selam.

“Setiap Sabtu mereka rutin kita berikan pelatihan. Kita juga menggandeng Marinir dalam memberikan pelatihan-pelatihan teknik selam kepada anggota,” urainya.

Wajib Bisa Teknik Pertolongan Korban di Air

Menurut Kepala BPB Linmas Suranaya, para tim selam itu dilatih untuk terus meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan ketrampilan mereka dalam penanganan bencana, khususnya teknik pertolongan korban di air (water rescue). Selain latihan di kolam renang dan sungai, mereka juga diberikan pelatihan menyelam di laut lepas.

Baca Juga  Panglima Jilah Pastikan Pasukan Merah Suku Dayak Kawal Jokowi Satu Komando

“Untuk alat-alatnya kita juga lengkap, seperti baju khusus selam, perahu karet dan tabung oksigen kita siap semua,” jelasnya.

Namun, Eddy mengungkapkan, tak jarang jika tim selam menghadapi kendala saat melakukan evakuasi korban di air. Seperti ketika diterjunkan di sungai yang berlumpur. Dengan jarak pandang yang terbatas, mereka harus melakukan evakuasi korban tenggelam.

“Jadi ada strateginya ketika mereka dihadapkan dengan situasi seperti itu. Mereka sebelumnya diberikan pelatihan oleh Marinir,” imbuhnya.

Ali Nurohim, pemuda 24 tahun yang menjadi salah satu tim selam mengatakan sebelumnya tidak mengetahui teknik dasar selam. Namun setelah mendapat berbagai teknik pelatihan selam, kini ia menjadi salah satu andalan dari tim selam BPB Linmas Surabaya.

“Penyelamatan pertama saya setelah latihan selam itu adalah evakuasi anak tenggelam di Wiyung. Evakuasinya berjalan tiga hari, dan mayatnya ditemukan mengapung setelah kami lakukan pencarian,” kata Ali.

Reporter: Boy

Editor: Rahem

 

Loading...
Artikulli paraprakTerjatuh, Beruntung Perampas tas Wanita ini Tidak Dihajar Warga
Artikulli tjetërTamu Tak Diundang ini Diamankan Polisi, Beberapa Kali Satroni Rumah Kosong

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan