Mendes PDTT Resmikan Edu Wisata Lontar Sewu di Gresik

37
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar saat menandatangani peresmian Edu Wisata Lontar Sewu di Hendrosari, Menganti, Gresik

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar meresmikan Edu Wisata ‘Lontar Sewu’ yang berlokasi di Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, pada Minggu (9/02/2020) siang.

Wisata alam ini menyuguhkan panorama alam pedesaan di sekitar area persawahan yang juga terdapat ratusan pohon lontar. Adapula beberapa stand UKM yang menyuguhkan beraneka ragam menu kuliner. Ditambah lagi, beberapa bangunan gasebo untuk tempat berteduh para pengunjung.

Menurut Abdul Halim Iskandar, konsep wisata alam seperti ini sangat cocok dan diprediksi mampu bertahan dalam gejolak ekonomi apapun.

“Apalagi wisata ini kan perpaduan anatara dua hal. Yakni wisata alam dan kuliner,” katanya.

Baca Juga  LMI Minta, APH Di Tulungagung Gencar Melakukan OTT

Dengan pengelolaan yang tepat, lanjut Halim, maka akan berpotensi mendongkrak ekonomi masyarakat. Tentunya perlu adanya dukungan dari semua pihak.

Loading...

“Harus dilihat potensinya dulu. Kemudian dikelola secara serius,” ujarnya.

Turut hadir sejumlah pimpinan Forkopimda Gresik, seperti Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, Wabup Moh Qosim, Ketua DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817 Gresik Budi Handoko, dan Kades Hendrosari Asno Hadi Saputro.

Sebelum penandatangan prasasti peresmian wisata, para pejabat diminta untuk mencicipi minuman khas legen atau air nira dari pohon lontar. Kemudian mereka diajak berkeliling untuk melihat panorama wisata di sana.

Di tempat yang sama, Wabup Gresik Moh Qosim berharap, agar wisata seperti ini menjadi contoh desa-desa lain dalam hal pengelolaan sektor wisata. Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Gresik akan memberi pendampingan dalam usaha BUMDes.

Baca Juga  RS Dr. Sutomo Terbakar, Sempat Panikkan Pengunjung

“Kita memiliki Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Ada juga Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa untuk memberikan bimbingan di desa-desa. Termasuk soal regulasi dan pendanaan,” imbuhnya. (*)

Reporter : Azharil Farich

Loading...

Tinggalkan Balasan