Menang Kasasi, Pria Asal Wringianom Gresik Sujud Syukur

668
Sukardi tampak sujud syukur di depan halaman PN Gresik dengan disaksikan pengacaranya Wellem Mintarja.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Usai dinyatakan menang di tingkat kasasi Mahkamah Agung (MA), pria bernama Sukardianto alias Kardi (56) warga Desa Sumber Rame, Kecamatan Wringianom, Gresik secara spontan sujud syukur di depan Pengadilan Negeri (PN) Gresik.

Kini dia pun bisa berbafas lega setelah mengetahui adanya putusan kasasi MA nomor 952K/Pid/2019 yang turun pada Senin (12/10/2020). Sebab, perkara ini menjadi bayang-bayang gelap bagi dirinya selama 3 tahun ini.

Diketahui, perkara Kardi ini telah bergulir sejak 2018 lalu. Dalam persidangan, dia didakwa JPU Aries Fajar Julianto dengan pasal 372 tentang penipuan dan penggelapan jual beli tanah.

Kala itu, Kardi dituntut hukuman 3 tahun penjara oleh JPU. Akan tetapi, oleh Majelis Hakim PN dia divonis bebas. Dari situ, JPU kemudian mengajukan kasasi di tingkat MA.

Baca Juga  Janji Akan Dinikahi, Pria Ini Malah Hamili Pacar 

Wellem Mintarja, selaku pengacara Kardi mengatakan, bila kasasi yang diajukan oleh JPU ditolak oleh hakim MA. Atas putusan berkekuatan hukum tetap (inkrah) itu, maka kliennya bebas dari jeratan hukum.

“Alhamdulillah kami sangat mengapreasiasi atas putusan bebas yang sudah berkekuatan tetap. Hari ini kami menerima salinan putusan melalui PN Gresik,” ujar Wellem Mintarja, Senin (12/10/2020).

Loading...

Dia menjelaskan, perkara ini sudah berlangsung sejak 2018 lalu. Semula kliennya berniat membantu pelapor dalam proses jual beli tanah senilai Rp 1 miliar. Uang itu kemudian dipakai kliennya untuk uang muka pembelian tanah di 3 desa Kecamatan Wringianom.

“Akan tetapi dalam jangka waktu 2 tahun justru Pak Sukardi dilaporkan. Padahal, hasil jual beli tersebut sudah ditunjukkan ke pelapor. Mulai dari surat tanahnya, letak tanahnya,” ungkapnya.

Baca Juga  Viral! Warga Banyuwangi Heboh Langit 'Terbelah'

Begitu lanjut di persidangan, pihaknya lalu berupaya melakukan pembuktian. Dan alhasil kliennya divonis bebas termasuk di tingkat kasasi karena memang tidak bersalah.

“Kasus ini semula dilaporkan ke Polda Jatim, kemudian dilimpahkan ke Kejari Gresik dan lanjut sidang di PN. Klien kami sempat ditahan selama sebulan ketika dilimpahkan,” pungkasnya.

Di tempat sama, Sukardi mengaku lega dan berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu. Khususnya kepada pengacara Wellem Mintarja beserta partnernya. Sebab, sebagai warga biasa dirinya tidak tahu hukum.

“Dengan adanya kasus ini saya merasa kapok dan akan berhati-hati lagi dalam membantu orang. Niat awal membantu malah diperkarakan,” ungkapnya.

Dengan hasil putusan kasasi ini, baik pihak Sukardi maupun pengacaranya masih pikir-pikir untuk mengambil langkah hukum selanjutnya. (*)

Reporter : Azharil Farich

Loading...

Tinggalkan Balasan