Komisi A DPRD Surabaya menggelar rapat bersama management Trans Icon Surabaya beserta Jajaran kecamatan dan kelurahan setempat
Komisi A DPRD Surabaya menggelar rapat bersama management Trans Icon Surabaya beserta Jajaran kecamatan dan kelurahan setempat

SURABAYA (Kabarjawatimur.com)-Komisi A DPRD Surabaya menggelar rapat Bersama Management Trans Icon Surabaya beserta Jajaran kecamatan dan kelurahan setempat pada hari, Senin (11/10/2021) di Kantor DPRD, Surabaya. Rapat ini di dasari oleh keteledoran pihak Trans icon dalam pembangunan Gedung 10 lantai yang menimpa rumah – rumah Warga Gayungan.

Keteledoran ini dinilai sangat membahayakan Warga yang tinggal di sekitar lokasi pembangunan. Bahkan, warga menyampaikan bahwa mereka belum menerima kompensasi apapun dari Pihat Trans Icon selama 8 bulan terakhir. Oleh karena itu, Ketua Komisi A DRPD Surabaya, Pertiwi Ayu Khrisna menegaskan akan mencabut Kembali perijinan Lingkungan Hidup (LH) jika ada warga yang belum mendapatkan kompensasi.

Baca Juga  Satgas Covid-19 Surabaya Jaring 24 Ribu Pelanggar Protokol Kesehatan

Tetapi, pada rapat tersebut pihak Trans Icon menunjukkan data jumlah warga yang sudah mendapatkan kompensasi pada RW 1 dan RW 2 Gayungan.

Loading...

“Nah ini, yang saya sampaikan kepada The Trans Icon supaya segera di lunasi, kalau bisa malah ditambah sedikit. Karena dampaknya kan sudah mulai banyak. Warga juga memohon yang terdampak jangan hanya radius 100 meter. Tapi, kita juga tidak bisa terlalu keras. Karena tentunya kita ini juga harus mengikuti aturan – aturan yang ada. Ini nanti akan dirembuk di Kecamatan,” ungkap Pertiwi Ayu Khrisna.

Sejauh ini, masalah perijinan Lingkungan Hidup Trans Icon masih aman dan sesuai kesepakatan. Bahkan di ketahui, Trans Icon telah menyiapkan asuransi all risk untuk Warga maupun Tukang Bangunan, baik itu asuransi cacat, sakit, bahkan meninggal.

Baca Juga  Hari Jadi Provinsi Jatim ke-76, Walikota Eri Dapat Penghargaan Jer Basuki Mawa Beyo

Herman, selaku bisnis development Trans Icon menegaskan, bahwa sudah ada 236 Kartu Keluarga (KK) yang sudah menerima kompensasi kerusakan bangunan. Ia juga mengaku rutin memberikan dana CSR kepada Warga.

Ainur Rofiq yang mengaku sebagai ketua RT01 RW02 Gayungan akan menginvestigasi warganya mengenai kompensasi tidak merata tersebut.

”Itu yang akan kita investigasi, siapa yang telah melakukan kebohongan atau yang telah memanfaatkan warga untuk kepentingan pribadinya,” ucapnya. (*)

Reporter : Gita Tamarin

Loading...
Berita sebelumyaIde Menu Mudah Menggunakan Buah Beku
Berita berikutnyaPemkab Jember Krisis Personel ASN Hingga 9.000 Personil

Tinggalkan Balasan