Mbah BE Jadi Tersangka ke 12 Kasus Uang Asing Palsu

22
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin saat memamerkan barang bukti. (FOTO:Rochman/Kabarjawatimur.com)

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Perkembangan kasus uang asing palsu yang mencapai triliunan jika dirupiahkan menambah daftar tersangka baru. Kali ini, AS atau Mbah BE menjadi tersangka ke-12 yang diungkap Polresta Banyuwangi.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, Mbah BE ini merupakan orang yang mendistribusikan uang dolar kepada W, H, SH.

Baca Juga:Babak Baru Uang Asing Palsu, Polresta Banyuwangi Tangkap ‘Orang Penting’

“Mereka ini merupakan jaringan yang punya kelompok, dan anak buah,” kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Syarifuddin dala. pers rilis di Mapolresta Banyuwangi, Senin (22/3/2021).

Baca Juga:Pengembangan Uang Asing Palsu 2,8 Triliun, Total Masih 4,5 Triliun

Loading...
Baca Juga  Saat Live, Lima Anggota Gengster Diamankan Polisi

Mbah BE ini diamankan petugas di Kabupaten Serang, Banten. Saat diperiksa, pelaku Mbah BE ini, lanjut Arman, dia mengakui perbutannya.

Bahkan, Polisi berhasil menyita barang bukti berupa 3 bendel uang dolar palsu pecahan 100 dolar amerika keluaran tahun 2006 sebanyak 300 lembar, atau 30 ribu dolar Amerika, serta barang bukti sebuah box kayu yang digunakan tersangka untuk menyimpan uang palsu.

“Kotak atau box ini tempat metode menyimpan uang dan metekan dari kayu. Ini semua didesain untuk uang dolar,” ucap Arman.

Sementara tersangka AS alias Mbah BE mengaku telah menjalankan bisnis mengedarkan uang palsu sudah berjalan tiga tahun. Dan untuk mengelabuhi aparat agar bisnisnya tersebut, sehari hari dia berdagang sembako di tempat asalnya.

Baca Juga  Topi Bangsa Desak Polres Jember Transparan Proses Hukum Oknum Anggota Terlibat Narkoba

“Sehari-hari saya jualan sembako. Tapi kalau yang ini (uang palsu) sudah tiga tahun. Nanti kalau ada yang laku, biasanya langsung setor ke saya,” ungkap Mbah BE kepada sejumlah wartawan. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Artikulli paraprakTak Sadar Terekam Kamera, Pria Bertato Curi Kotak Amal
Artikulli tjetërKapolri dan KSAL Sepakat Tingkatkan Kerjasama Keamanan Perairan Laut

Tinggalkan Balasan