Mau Rapat, Guru Ditabrak Pengendara CBR Hingga Tewas

37

SURABAYA (kabarjawatimur.com) – Diduga mengendarai sepeda motor Honda CBR, dengan kecepatan tinggi, Mualif Rahmawan, warga Jl. Simolawang Gg. 2 Surabaya hilang kendali.

Akibatnya pemuda 19 tahun tersebut menabrak seorang perempuan bernama Sri Winarsih (57) warga Jl. Karang Asem Gg. 3 Surabaya yang saat kejadian dibonceng oleh anaknya Denny Yudowati (37).

Kecelakaam tersebut mengakibatkan Sri Winarsih tewas di tempat kejadian.

Menurut saksi mata di lokasi kejadian, pagi itu sekitar pukul 07.15 WIB Korban Sri Winarsih yang dibonceng anaknya Denny Yudowati menggunakan sepeda motor Supra X nopol L 4730 AK, berjalan dari arah selatan menuju ke Taman Remaja Surabaya.

Petaka datang ketika kedua korban yang berboncengan itu sampai di putar balik depan Hi-Tech Mall Jl.Kusuma Bangsa Surabaya.

Loading...
Baca Juga  Buat Beli Susu, Bapak di Surabaya Mencuri

“Saat putar balik itu mas, tiba-tiba dari arah utara ada sepeda motor CBR nopol 6779 TN melaju kencang, akhirnya tabrakan tidak terhindarkan,” ujar Kamto saksi di lokasi, kepada kabarjawatimur.com, Selasa (29/11/2016).

Anak korban sendiri yakni Denny Yudowati mengaku tidak melihat kalau ada motor dari arah berlawanan sebelumnya.

“Saya mau antar ibu saya ke TRS buat rapat sekolah, tadinya gak ada motor, tau-tau pas sudah putar balik langsung ditabrak,” kata Denny.

Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya, AKP Eny Priatin menjelaskan, pihaknya masih mendalami insiden kecelakaan yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia tersebut.

Saat ini korban sudah dievakuasi, jenazah sudah kami bawa ke RSUD Dr. Soetomo dan untuk kedua korban selamat mengalami beberapa luka dan sudah dibawa ke RSUD Dr. Soewandhi.

Baca Juga  Pukul Korban dengan Helem, Satu dari Empat Pelaku Dibekuk

“Petugas juga masih melakukan pendalaman atas insiden ini, jika memang ada unsur kelailaian akan kami tindak tegas,” tutup Eny.

Penulis: Ekoyono, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakDiduga Akan Disalahgunakan, Polisi Amankan 1000 Ketapel
Artikulli tjetërPergi ke Mushola, Ibu-Ibu Curi Tas Jamaah

Tinggalkan Balasan