Masyarakat Tionghoa Dukung Kado 100 Tahun KBS

27

SURABAYA (kabarjawatimur.com) kado Dengan kado 100 Tahun Kebun Binatang Surabaya (KBS), ditangapi positif oleh masyarakat Tionghoa Surabaya.
Masyrakat tionghua yang tergabung di 19 yayasan seperti PITI, Yayasan Abdi Husada Utama, Prosam Pasar Atom dan Yayasan Adi Yasa.

Ketua Paguyupan masyarakat Tionghoa U Yen, saat ditemui diacara Bakti Sosial Paguyuban Masyarakat Tionghoa memberikan keterangan pihaknya ikut mendukung kado 100 tahun Kebun Binatang Surabaya, ”Kegiatan ini merupakan bentuk wujud dukungan masyarakat Indonesia dan kepedulian kami masyarakat Tionghua pada 100 tahun KBS, ” ujarnya kemarin Sabtu (22/10/2016)

Masih ujar U Yen, Salah satu icon Surabaya yaitu Kebun Binatang Surabaya (KBS) dan kerap disebut bonbin, adalah salah satu yang harus dipertahankan dan dilestarikan.
Dengan usia yang sudah 100 tahun beberapa konflik yang pernah terdengar dibeberapa media tentang konflik internal dan eksternal, baginya suatu hal yang harus ditangapi secara positif.

Baca Juga  Dishub Jember Salurkan Subsidi BBM Ojol-Opang Tahap 3-4, Pengemudi Ojol: Sangat Membantu Sekali

”Dengan adanya konflik yang ada kami prihatin, namun selayaknya kita warga Surabaya harus mendukung secara positif, karena Bonbin adalah kebangaan kota Surabaya, yang tergolong kebun binatang paling luas di Asia,” Jelasnya.

Masyarakat Tionghua yang ada di Surabaya siap ikut mendorong dalam pelestarian KBS, dan diharapkanPemkot Surabaya untuk melakukan revitalisasi dari segi manajemen maupun sarana dan prasarana.

Dengan kado 100 tahun KBS dengan dilakukan pameran foto, peluncuran buku serta pameran konsep KBS, sepenuhnya
Paguyupan Masyarakat Tionghua sepenuhnya mendukung.

Dengan berbagai karya foto-foto lama kondisi KBS tempo dulu, diharapkan masyarakat ikut menjaga dan melestarikan kebersihan dan keindahan area.
“Kalau dicermati foto-foto lama KBS disitu tercermin dimasa lalu merupakan perjuangan bagi masyarakat Surabaya untuk bisa menjaga satwa dengan menunjang keindahan KBS,” tambah U Yen.

Loading...
Baca Juga  Pemkab Bojonegoro Bangun Pelindung Tebing Guna Cegah Longsor dan Banjir

Dengan kebersihan lingkungan mulai dari taman-taman untuk pengunjung dan kandang para satwa, maka akan tercipta udara bersih terhindar dari bau-bau yang kurang sedap.

Kepedulian warga masyarakat Tionghoa bersama Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan (KJPL) dan beberapa elemen masyarakat seperti Surabaya Punya Cerita, Turun Tangan Surabaya, Surabaya Tempo Dulu, Rumah Belajar Pandawa, selama memasuki abad ke dua mendapat banyak dukungan.

Kegiatan bakti sosial operasi katarak yang di gelar oleh paguyupan masyarakatcTionghua
Kegiatan bakti sosial operasi katarak yang di gelar oleh paguyupan masyarakatcTionghua

Disela-sela wawancara kado 100 tahun KBS, Paguyupan Tionghua juga akan mengelar kegiatan sosial operasi katarak pada 21 November 2016, yang diselengarakan di RS Kodam V Brawijaya.
Paguyuban Masyarakat Tionghoa merupakan organisasi yang bergerak di bidang sosial, dan selama kegiatan sosial nantinya akan mengoprasi 300 penderita katarak.

Reporter : Rusmiyanto
Editor. : Budi
Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakGagal Pesta Sabu, Malah Masuk Bui
Artikulli tjetërDirut CV Fajar Jaya Abadi Di Polisikan

Tinggalkan Balasan