Masyarakat Kampung Di Banyuwangi Jalani Lebaran Idul Fitri Tanpa Bersalaman

525
Bentuk Poster yang dipampang di wilayah Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Banyuwangi. FOTO: Kabarjawatimur.com

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Masyarakat di lingkungan Kampungbaru, Dusun Panjen, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, menyambut lebaran Idul Fitri 2020 tanpa bersalam-salaman.

Ini karena, lebaran umat muslim di tahun 1441 Hijriah ini jatuh bertepatan dengan masa pandemi bencana Covid-19.

Meskipun memilih untuk tidak bersalaman dan tidak melakukan safari silaturahmi dari rumah ke rumah, warga Desa Jambewangi ini tetap merayakan lebaran walau hanya di dalam rumah saja.

Hingga berita ini ditulis, aktivitas masyarakat di lingkungan tersebut tidak seramai lebaran biasanya. Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sejak pagi pasti sudah banyak lalulintas masyarakat yang melakukan safari dari rumah ke rumah.

Namun kali ini, terpantau hanya segelintir warga saja yang nampak keluar rumah. Uniknya, di setiap rumah warga terdapat poster yang menyatakan bahwa, meskipun merayakan lebaran tanpa bersalaman, namun tidak berarti memutus tali persaudaraan.

Baca Juga  Protokol Covid-19 Wajib Diterapkan Saat Pilkada 2020

“Idul Fitri di masa pandemi Covid-19, rapopo ora salaman, sing penting tetep seduluran,” begitu bunyi tulisan dalam poster tersebut, pada Minggu (24/5/2020).

Ketua pemuda lingkungan setempat mengatakan, komitmen tidak bersalaman ini sebagai bentuk dukungan mereka kepada pemerintah. Yakni untuk menekan resiko penularan Covid-19. Kesepakatan tidak bersalaman ini, sekaligus sebagai wujud warga Kampungbaru untuk melindungi keluarga masing-masing dari ancaman virus mematikan tersebut.

Loading...

“Kita sudah mendeklarasikan, bahwa lebaran tahun ini kita tidak berjabat tangan. Namun tetap saling bermaafan,” kata Agung Sedana, Ketua Forum Komunikasi Remaja Kampungbaru.

Dalam berucap maaf, warga setempat memiliki ragam cara untuk mengucapkannya. Ada yang menggunakan pesan singkat elektronik, adapula yang menggunakan panggilan video. Meski demikian, sebagian warga ada yang memilih untuk melakukan safari dari rumah ke rumah.

Baca Juga  Masa Karantina Usai, 171 Santri Dinyatakan Sembuh

“Bagi warga yang melakukan silaturahmi dari rumah ke rumah itu hak mereka, namun itu dilakukan selintas saja. Aturannya tetep, pakai masker dan tidak bersalaman,” katanya.

Terpantau juga, dari ratusan rumah di Kampungbaru hampir keseluruhannya menyediakan gentong cuci tangan di depan rumah masing-masing. Kesadaran masyarakat lingkungan tersebut patut diacungi jempol. Selain itu, samar-samar tercium bau disinfektan dari beberapa sudut rumah warga.

“Kemarin kita lakukan disinfektasi secara masal disini. Kita juga bagikan ratusan masker,” katanya.

Meski berkomitmen untuk merayakan lebaran Idul Fitri tanpa bersalaman, namun warga lingkungan Kampungbaru, Dusun Panjen, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi ini, tidak membatasi siapapun yang ingin bersilaturahmi. Dengan syarat, memakai masker dan menjaga jarak dengan tidak melakukan kontak fisik secara langsung. (*)

Reporter: Rochman

Loading...

Tinggalkan Balasan