Masih Ingat Gadis Cantik Jambret di Waduk Unesa, Begini Keadaan Saat ini

16519
Pelaku diapit Kapolsek dan anggota

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Masih ingat gadis cantik yang terlibat kasus perampasan di area Waduk Unesa Surabaya dengan modus kenalan lewat Facebook, ya dia adalah Nur Halizah (19) asal Jalan Kedinding Tengah Kejeran Surabaya.

Kini, wanita cantik itu mendekam dalam penjara wanita di Polrestabes Surabaya setelah ditangkap oleh Polsek Lakarsantri Surabaya pada, Rabu, 02 Sepiember 2020 jam 01.00 WIB, lalu.

Kepada Polisi, Nur mengaku jika perampasan HP itu diotaki oleh pelaku utama yang tak lain adalah pacarnya sendiri.

Dia terpaksa mau disuruh sang pacar karena jika tidak, Nur dikatakan terkait jaringan PSK lewat aplikasi Michatt.

Kejadian tersebut berawal ketika korban Deby, berada di kos-kosan Wiyung Surabaya, didatangi oleh pelaku dengan alasan diajak kerumah pacar tersangka kemudian berboncengan sepeda motor.

Baca Juga  Polisi dan TNI di Surabaya Bagikan Coklat dan Bunga Depan Cito, Ada Apa?

“Korban saya ajak open BO lewat Michatt. Pacar saya liat lalu marah tidak terima dan yang inisuatif merampas HP adalah pacar saya,” aku pelaku Nur.

Pelaku sendiri berpacaran dengan pelaku laki-laki sudah dua tahun tapi menjambret baru sekali ini. Ketika keduanya berboncengan motor, ternyata korban hanya diajak putar-putar sekitar waduk Unesa.

Loading...

Kapolsek Lakarsantri AKP Hendrix Kusuma Wardana mengatakan, jika otak pelaku perampasan adalah pacar pelaku yang saat ini masih dalam penyelidikan serta pengejaran.

Pelaku ini sewaktu di Jalan Raya
Mayjen Yono Suwoyo Surabaya sepeda motor yang dikemudikannya di berhentikan oleh 2 orang laki-laki juga berboncengan sepeda motor.

Korban saat itu ditodong oleh salah satu tersangka dengan menggunakan senjata tajam sambil meminta paksa handphone milik korban hingga ketakutan.

Baca Juga  Usai Senam, Penghuni Rutan Medaeng Dikasih Kacang Hijau

“Aksi pelaku saat itu viral di media sosial dan beberapa saat kemudian pelakunya dapat diamankan,” sebut Hedrix, Senin (12/10/2020).

Karena ditodong korban takut sehingga HPnya diserahkan kepada tersangka. Kemudian korban berteriak minta tolong akhirnya dihampiri oleh pengemudi mobil, saat itu HP di jatuhkan dan pelaku melarikan diri.

Beberapa saat kemudian datang anggota Reskrim Polsek Lakarsantri yang sedang melaksanakan kring serse disekitar waduk Unesa dan korban melaporkan kejadian itu.

“Pelaku Nur menerangkan bahwa yang melakukan perampasan HP milik korban adalah pacar tersangka bersama temannya, perbuatan tersebut sebelumnya sudah direncanakan,” tutup Kapolsek.

Pelaku Nur kini mendekam dalam penjara dan akan dijerat dengan pasal 365 KUHP, dengan ancaman pidan penjara selama-lamanya 9 tahun.(*)

Reporter : Eko

Loading...

Tinggalkan Balasan