Mantan Sopir Curi Mobil Majikan

10

SURABAYA (kabarjawatimur.com) – Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menangkap pencuri mobil pick up L300 milik korban bernama Moch.Imron yang raib di areal parkiran Ruko Semut Indah blok D 15 Surabaya pada tanggal 7 september 2016 yang lalu.

Oleh Unit Jatanras Satreskrim, pelakunya berhasil ditangkap beserta mobil bernopol L-8173-BB tersebut pada Rabu (14/09/2016).

Pelakunya ternyata merupakan mantan sopir yang sudah 2 tahun bekerja di tempat korban dibidang bongkar muat ikan dipasar Jl. Semut Indah Blok D Surabaya tersebut.

Pencuri itu tak lain adalah Roy (35), warga Jalan Kapas Madya Surabaya. Setelah berhasil mencuri mobil mantan juragannya itu, Roy langsung menghubungi adik iparnya yang bernama Abdul Hayat asal Laksamana Martadinata Desa Ngemplak Rejo kab.Pasuruan,untuk menjual ke seorang pembeli.

Baca Juga  BKD Desa Tlogoagung Jadikan Jalan Alternatif Bojonegoro - Lamongan Nglenyer

Berdasar informasi yang diperoleh kabarjawatimur.com, tim ini mendeteksi keberadaan pelaku dan mobil pick up hitam yang dicurinya tersebut, berjalan ke arah timur Surabaya. Dan benar, pelaku berhasil dibekuk di daerah Pasuruan.

Loading...

Saat di tangkap, tersangka sudah menjual mobil pick up tersebut ke tersangka bernama Ifan asal Desa Mayangan kec.Panggungrejo kab.Pasuruan, tersangka (Roy, red) sudah merencanakan dengan matang semua aksinya.

“Tersangka merupakan mantan sopir yang sudah bekerja 2 tahun dengan gaji perbulan 1,6 juta, pada bosnya di Jalan Ruko Semut Indah D 15 yang merupakan TKP pencurian,” jelas WaKasat Reskrim Polrestabes Surabaya,Kompol Bayu Indra Wiguna, Kamis (15/08/2016).

Untuk motifnya sendiri, Bayu menyebut bahwa pencurian itu sudah direncanakan tersangka, setelah tersangka merasa gaji 1,6 juta tidak cukup untuk kebutuhan kesehariannya.

Baca Juga  Iseng Rekam Wanita Mandi, Pria di Surabaya Ditangkap Polisi

Namun, pengakuan tersebut bisa jadi hanyalah alibi tersangka. Sedangkan untuk mencuri mobil tersebut, tersangka yang sudah hafal seluk beluk TKP, menggunakan konci kontak cadangan. Sedangkan untuk menuju TKP pencurian, Bayu membenarkan bahwa tersangka menyewa jasa angkutan umum (lyn).

Kini, Roy bersama dua pelaku lainnya meringkuk di sel tahanan Polrestabes Surabaya dan terancam hukuman 7 tahun penjara karena melanggar pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Penulis : Ekoyono, Editor : Budi, Publisher : Gunawan

 

Loading...
Artikulli paraprakDemi Gadis Idaman Nekat Jadi Polisi Gadungan
Artikulli tjetërBI Jatim Pacu Peredaran Uang di Madura

Tinggalkan Balasan