Mantan Kades Ditetapkan Tersangka Kasus PKH

2743
Ilustrasi Program Keluarga Harapan (PKH)

BANGKALAN, (Kabarjawatimur.com)- Kejaksaan Negeri Bangkalan menetapkan seorang mantan Kepala Desa sebagai tersangka kasus korupsi dana bantuan program keluarga harapan (PKH). Dia ditetapkan karena diduga kuat menerima aliran dana bantuan untuk keluarga miskin tersebut.

Diketahui sebelumnya, Kejari Bangkalan telah mengamankan lima pelaku yakni NZ dan SU pada penangkapan pertama. Kemudian AM dan SI di penangkapan kedua. Lalu aparat penegak hukum juga mengamankan AGA selaku koordinator kecamatan pendamping PKH.

Mereka terlibat dalam penggelapan dana bantuan PKH dengan modus menyimpan 300 buku tabungan bank milik penerima manfaat di Desa Kelbung Kecamatan Galis Bangkalan. Aksi tersebut dilakukan sejak tahun 2017 hingga tahun 2021 yang merugikan negara senilai Rp 2 milyar lebih.

Loading...
Baca Juga  Selain Barbershop, Pria ini Juga Punya Kerja Sampingan

Kepala Seksi Intelijen Kejari Bangkalan, Dedy Franky menerangkan bahwa pihaknya masih terus melakukan pengembangan dan melakukan pemeriksaan siapa saja yang menerima aliran dana penyalahgunaan dana tersebut.

“Kita masih terus mengembangkan, sampai kepada siapa saja yang menerima aliran dana tersebut. Tapi kita masih butuh waktu, pada intinya kami masih proses pengembangan. Dan sangat di mungkin ada tersangka lain,” katanya, Senin 25 Juli 2022.

Kejari Bangkalan melakukan penetapan tersangka pada mantan kepala desa itu pada minggu lalu. Akan tetapi, penyidik belum melakukan penahanan kepada yang bersangkutan. Sebab, beberapa kali dilakukan pemanggilan pemeriksaan tidak pernah hadir.

Pihak Kejari Bangkalan berharap mantan kepala desa itu bisa kooperatif dan menghadapi konsekuensi hukum yang diterimanya. “Harusnya bersangkutan bisa menghadapi kasus ini dengan gagah dan gentleman,” tutupnya.

Baca Juga  Viral, Video Pembuangan Tebu, Diduga Terjadi di Wilayah PTPN XII Kalitelepak

Reporter: Rusdi

Loading...
Artikulli paraprakKorban Dugaan Penyerangan di Desa Kandangan Dipanggil Aparat Ditreskrimum Polda Jatim
Artikulli tjetërBinda Korwil Jember Dampingi Dinas Kesehatan Kejar Capaian Vaksinasi Dosis 2 dan Boster

Tinggalkan Balasan