Manajemen Grab Pecat Driver Nakal dan Tidak SOP

6

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-
Manajemen Grab menyesalkan dugaan pelecehan seksual oleh mitra pengemudi Grab di Surabaya yang informasinya beredar di media sosial pada 12 Agustus 2019.

Managemen Grab telah bertindak tegas terhadap laporan tersebut berdasarkan SOP/prosedur perusahaan.

Grab tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk tindak kekerasan dan pelecehan, karena itu kami telah memutus kemitraan dengan mitra pengemudi.

Itu setelah menyelidiki secara mendalam serta bekerja sama intensif dengan pihak kepolisian setempat untuk investigasi lebih lanjut.

Driver yang dipecat tersebut yakni, Fatchul Fauzi (27) warga Jalan Panjang Jiwo Lebar, yang ditangkap Unit Jatanras, di rumahnya, Senin (12/8/2019), malam.

Managemen Grab juga telah menghubungi penumpang yang bersangkutan untuk menawarkan dukungan dalam bentuk pemulihan psikososial bebas biaya dari lembaga penyedia layanan yang direkomendasikan oleh Komisi Nasional Anti-Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan).

Loading...

“Hal ini merupakan bagian dari kemitraan dengan Komnas Perempuan sejak akhir 2018 lalu untuk memastikan pendekatan komprehensif dalam pencegahan dan penanganan kekerasan seksual,” jelas Managemen Grab melalui, press rilis, Jum’at (16/8/2019).

Termasuk juga pelatihan bagi mitra pengemudi, peningkatan SOP/prosedur, pembekalan bagi internal perusahaan, pembentukan tim khusus penanganan kasus serta rekomendasi pendampingan.

Keselamatan merupakan hal utama bagi Grab dan terus mengembangkan fitur teknologi keselamatan yang inovatif.

Melakukan seleksi yang ketat dan teruskan meningkatkan pelatihan dan edukasi bagi mitra pengemudi kami.

Dengan demikian, keselamatan penumpang dan kualitas layanan kami diharapkan akan terus terjaga. (Humas)

Teks foto : Grab

Editor : Budi

Loading...

Tinggalkan Balasan