Home headline Malam Ini Ada Pembakaran Lagi, Silo Makin Mencekam Ini Penyebabnya

Malam Ini Ada Pembakaran Lagi, Silo Makin Mencekam Ini Penyebabnya

22748

JEMBER,(kabarjawatimur.com) – Aksi perusakan dan pembakaran 7 rumah, 2 mobil, dan 5 Motor oleh sekelompok orang tidak dikenal di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo ternyata belum berakhir. Malam Jumat ini (4/8/2022) terjadi lagi kasus pembakaran.

Ironisnya aksi tersebut terjadi usai sejumlah anggota Forkopimda Kabupaten Jember mendatangi lokasi tersebut.

Informasi tersebut disampaikan oleh salah satu anggota DPRD Jember Tabroni. Anggota Komisi A ini mengatakan pembakaran terjadi lagi di Dusun Baban Timur tepatnya di Padukuhan Patungrejo, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo.

“Belum sampai kota sudah ada pembakaran lagi,” kata Tabroni.

“Mendapat info dari warga malam ini terjadi lagi di Dusun Baban Timur, Dukuh Patungrejo,” sebutnya.

Tabroni kemudian menceritakan kondisi dusun setempat. Menurutnya kondisinya sangat mencekam, masyarakat takut beraktifitas di luar rumah.

“Mereka lebih nyaman di dalam rumah dan mengamankan diri mereka masing-masing,”tuturnya

Baca Juga  Berbagai Kelompok Profesi Jatim Dorong Erick Thohir Lanjutkan Presiden Jokowi

Teror ini juga terjadi di beberapa dusun, tidak hanya di Dusun Teteldarungan, desa setempat.

Sementara itu Kapolsek Silo AKP Suhartanto, sebelumnya menceritakan awal mula aksi teror yang berujung pengrusakan. Menurut Tanto kasus ini berawal dari terjadinya penganiayaan yang dialami warga Kabupaten Banyuwangi, oleh seorang pria di Jember.

Loading...

“Kejadian itu bermula adanya kasus penganiayaan yang menjadi korban warga Banyuwangi. Jadi si korban dianiaya dengan dibacok menggunakan sajam,” kata Kapolsek yang akrab dipanggil Tanto ini, Kamis (4/8/2022).

Kejadian pembacokan itu terjadi sekitar 31 Juli 2022 lalu, kata Tanto, kemudian pada malam harinya ada aksi tidak terima yang dilakukan warga Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi.

“Setelah dibacok itu, tanggal 31 Juli. Warga Kalibaru merasa tidak terima. Malamnya melaksanakan serangan balasan, dengan cara merusak, membakar rumah, kendaraan orang yang diduga ada kaitannya dengan orang (pelaku),” ujarnya.

Baca Juga  Hasil Rombeng untuk Kulakan, Belum Terjual Dibekuk Polisi

Terkait aksi itu, lanjut Tanto, polisi padahal sudah mengamankan pelaku pembacokan.

“Pada waktu kejadian itu, (korban) sebenarnya sudah melaporkan kepada kita. Tidak sampai 1 x 24 jam, si pelaku sudah kami amankan dan ditahan,” kata Tanto.

“Tapi tampaknya, warga Kalibaru masih tidak terima. Kembali melakukan aksi balasan ke warga Patung di Desa Mulyorejo itu,” sambungnya.

Tidak selesai sampai di situ, aksi perusakan dan pembakaran berlanjut.

“Tidak hanya satu rumah (dirusak dan dibakar). Aksi sama masih terjadi. Pasca (kasus) penganiayaan itu ada kejadian di beberapa TKP (dusun) di Baban (Silo) Ada lebih dari 3 rumah dirusak, dan dibakar itu. Aksinya memang malam, sampi puncaknya aksi kemarin itu,” kata Tanto. (*)

Reporter: Rio

Loading...

NO COMMENTS

Tinggalkan Balasan