Mahasiswi Tewas Ditabrak Truk Fuso

41

SAMPANG (kabarjawatimur.com) Akibat kurang berhati hati dalam mengendarai kendaraan memicu kecelakaan. Kali ini kecelakaan maut terjadi pada hari Jumat (9/12/2016) sekira pukul 15. 00 Wib di jalan Raya Lngser Desa Dharma Camplong Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang.

Laka laka lantas terjadi antara kendaraan truck Fuso Nopol : S 9294 UP yang di kendarai oleh Suwarno, asal Padang Asri, Jatirejo, Mojekerto, Dengan sepeda motor Honda beat No.pol : M 2839 C yang di kendarai oleh Retti Dwi Herawati, kelahiran Pamekasan 17 April 1997, mahasiswi, asal Nyalabuh Laok RT/RW : 001 / 001 Kelurahan Nyalabuh Laok Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan.

Korban berboncengan dengan Fanni Ariyandinni Putri, kelahiran Lamongan 25 April 1997 asal Simbatan RT/RW : 002/002 Desa Simbatan Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan.

Loading...
Baca Juga  Pemkab Bojonegoro Kembali Terima Penghargaan WTP Tahun Anggaran 2021

Dari data yang dihimpun, kejadian ini bermula ketika sepeda motor Honda beat Nopol M 2839 C di kendarai oleh Retti Dwi Herawati berboncengan dengan Fanni melaju dari arah barat menuju Kabupaten Pamekasan.

Saat hendak mendahului kendaraan Mobil pick up L 300 yang ada di depannya, dari arah berlawanan dari arah timur muncul kendaraan Truck Fuso nopol S 9294 UP sehingga kecelakaan tidak dapat terhindarkan.

Akibat dari kejadian tersebut pengemudi sepeda motor an. Retti Dwi Herawati mengalami luka patah tulang di kaki sebelah kanan dan di rujuk ke RSUD Kabupateen Pamekasan. Sementara yang membonceng an. Fanni Ariyandini Putri meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca Juga  Dari Papua Bawa Satwa Dilindungi, Dua Pria Diamankan Ditpolairud

Sedangkan pengemudi truk puso tidak mengalami luka dan kendaraan truk puso mengalami pesok pada bamper depan sebelah kanan. Kecelakaan tersebut saat ini sudah ditangani unit laka lantas Polres sampang Brigpol Farid dan Bripka Jono.

Reporter : Hari, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakCipkon, Polisi Ungkap Pelaku Curanmor Dibeberapa TKP
Artikulli tjetërPasca Banjir, Baru 17 Persen Petani Ajukan Klaim

Tinggalkan Balasan