Mahasiswa Diharapkan Jadi Wirausahawan

45

MALANG (kabarjawatimur.com) Mahasiswa tidak hanya kuliah saja, tetapi mahasiwa diharapkan bisa menjadi wirausahawan, atau mahasiswa kerja sampingan wirausaha.

Untuk itulah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) Malang mengadakan Workshop Bisnis bertemakan “Ayo, Berani Berwirausaha” di Aula D, lantai 3 Gedung Manajemen FE UB.

Sejumlah narasumber yang mumpuni didatangkan diantaranya Tjandra Purnama Edhi (Owner Soak Ngalam), Ananda Sabil Husein,SE,M.com, Ph.D (Ketua Program Studi Kewirausahaan FE UB), Dewi Tanjung (Pemilik CV De Tanjung Indonesia.

Serta Pemenang Wirausaha Muda Mandiri 2010 kategori Industri Kreatif, Pemenang International Young Creative Entrepreneur (IYCE) Awards British Council 2012 Kategori Kategori Desain dan Fesyen).

“Awali wirausaha dengan 4W 1H (Why, What, Who, Where, How). Usia, modal, jenis, macam usaha, dan lokasi, bukan penghalang wirausaha. Tapi takut memulai dan takut mencoba menjadi halangan terbesarnya. Ide usaha timbul dari pengamatan, kebutuhan, kegagalan, keberhasilan, dan lainnya. Usaha haru disesuaikan kemampuan/bakat, berkelanjutan, sistem yang baik dan berkembang bila memiliki tujuan,” jelas Tjandra Purnama Edhi, Owner Soak Ngalam didepan 200 orang mahasiswa UB.

Hanya saja, ditambahkan Tjandra untuk menuangkan ide dan konsep 4W 1 H, bahkan harus berani mengulang untuk mendapatkan hasil sempurna ke depannya.

Baca Juga  Dibangun Tahun ini, Pasar Kwanyar Dijatah Rp 2,8 Miliar

“Tuangkan ide tertulis. Lalu jawab, jabarkan, analisa dan hitung 4W 1H, buat project percontohan dan analisa. Jika gagal, berani mengulang tahap awal. Gunakan ilmu ATM (Amati, Tiru, Modifikasi), yang memiliki kelebihan sangat mudah, instan, low cost, rendah trial error, namun kekurangannya kurang mendalami seluk beluk bisnis, bussiness failure, terkesan copas, dan mengabaikan kemampuan,”papar Tjandra.

Sementara itu,Dr. Ananda Sabil Hussein lebih menekankan pada kekuatan sosial media sebagai bentuk komunikasi elektronik menciptakan komunitas online untuk bertukar informasi, pesan, ide, konten foto, audio dan video.

Loading...

Hal ini bisa menguatkan usaha konvensional dengan memanfaatkan sosial media.

“Alasannya membangun hubungan dengan pelanggan, memperkuat merek, produk dan segmen pasar baru, sehingga meningkatkan penjualan. Perilaku konsumen mempelajari produk, riset pembanding, berbagi info, dan lainnya harus memperoleh kemudahan dan kepuasan, sehingga keputusan konsumen untuk membeli sebagai hasil akhirnya,” ungkapnya.

Beda dengan Dewi Tanjung Sari, berawal dari modal mimpi keluarga ekonomi bawah, kini ia sukses dalam segala hal.

Mengawali pameran dengan modal Rp 50.000, namun menghasilkan omzet Rp 125.000, membuatnya tercambuk untuk terus maju.

Baca Juga  Soal Solar di Tuban, Ternyata SPBU Wilayah Pantura Cover Nelayan dan Pertanian

“Kita harus punya mimpi. Awalnya saya ingin bermimpi memiliki franchise, usaha go internasional, dan lainnya. Banyak yang menertawakan karena saya tidak memiliki apa-apa saat itu. Peluang sekecil apapun saya coba sembari kuliah, yang penting halal. Mulai mengumpulkan barang bekas, baju bekas, foto-foto Eropa, dan lainnya. Namun, saat ini mimpi-mimpi saya ini terwujud,” jelas Dewi Tanjung Sari, wanita kelahiran Malang, 17 Mei 1978 yang masih terlihat muda karena selalu enjoy.

“Apa yang diomongin orang ga akan ngefek, tapi apa yang kalian yakini itulah yang akan membawa kalian saat ini. Tahun 2010, saya menang Wirusaha Muda Mandiri (WMM), mendapatkan pelatihan, banyak pengalaman hingga berangkat ke Thunderbird University. Arizona, USA. Ini mementahkan cemoohan orang bahwa orang biasa bisa belajar ke luar negeri. Bahkan saat meraih IYCE British Council 2012, dari 22 negara, saya meraih terbaik ke-2,” jelas lulusan D3 Bahasa Inggris UB ini.

Sementara itu,forum Malang, Nedi menyatakan acara semacam ini akan terus di gelar.

“Tujuannya adalah mencetak mahasiswa yang bisa membuka peluang kerja,” tandas Nedi pada kabarjawatimur.com.

Penulis: Mas Aris, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakGadis Cantik Gantung Diri di Kamar Mandi
Artikulli tjetërPura-Pura Bersih-Bersih, Ibu-Ibu Bobol Kos-Kosan

Tinggalkan Balasan