Lomba Mancing di Gitik-Rogojampi, Ajang Promosi Wisata Desa

363
Ahmad Hartono, Pemilik Kolam Pemancingan Sidorejo, Desa Gitik, Rogojampi, Banyuwangi. (songkok hitam)

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Lomba mancing di kolam pemancingan Sidorejo, Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi merupakan ajang mempromosikan pariwisata di Desa setempat. Pasalnya, ratusan penghobi mancing ini pasti tak segan-segan hadir dalam event tersebut.

Tidak hanya warga sekitar saja yang ikut dalam lomba ini, bahkan pemancing dari berbagai Kecamatan di Bumi Blambangan ini sangat ditunggu tunggu. Bahkan, acara ini menunjukan bahwa kegiatan itu sangat positif dan perlu dikembangkan.

“Kami menyelenggarakan lomba mancing ini dalam rangka menyalurkan bakat dan minat masyarakat dan promosi desa,” kata pemilik Kolam Pancing Sidorejo, Ahmad Hartono, pada Minggu (29/9/2019).

Meski hanya sekedar lulusan SMA, Ahmad Hartono yang merupakan pria kelahiran Desa Gitik ini tentunya sangat berpengalaman dalam sektor perikanan. Diketahui, Rahmad sapaan akrab Ahmad Hartono ini telah mendirikan sebuah tempat kolam pancing sejak 12 tahun silam.

Baca Juga  Aksi ke Empat Korban Cewek, Jambret ini Dibekuk
Suasana Lomba di Kolam Pemancingan

Setidaknya, dalam satu minggu pemilik kolam pancing bisa menggelar event hingga sampai empat kali lomba mancing ikan lele yang ditebar dikolam dengan lebar 18 meter dan 40 meter. “Kami membuka lomba pada Rabu malam, Jum’at sore, Sabtu malam, dan Minggu siang,” cetus Rahmad.

Loading...

Sementara itu, Hois penghobi mancing mengatakan, dengan adanya kolam pancing ini selain dapat mengatasi stress. Dengan memancing, dirinya mendapatkan sensasi relaksasi. Tentunya, adanya kolam pancing ini juga bisa mempromosikan Desa Gitik.

“Ini juga sarana untuk megenalkan Desa Gitik. Yang saya tahu kolam pancing di Desa Gitik yaitu miliknya Pak Rahmad,” ucapnya saat di kolam pancing Sidorejo.

Baca Juga  Lima Orang Penjudi Doro Ploso, Peran Masing Masing Pelaku
Peserta lomba saat menimbang ikan lele

Penghobi mancing lain, Syaiful juga mengapresiasi kolam pancing ini, apalagi ikan lele master yang berada dikolam beratnya hingga 6 kilogram. Dan pastinya, juga mampu memperkerjakan warga sekitar sebagai karyawan.

“Selain itu, ada sejumlah hadiah hiburan bagi juara untuk masing – masing kategori. Apalagi kolam pancing milik Pak Rahmad ini salah satu kolam pemancingan terbesar di Banyuwangi,” ujarnya.

Sebagai informasi, di Desa Gitik ini mempunyai wisata yang dikembangkan, selain wisata pancing, juga ada wisata religi Balekambang, wisata kuliner dan jajanan Kampung Tahu lan Sembarang Ono yang digelar tiap sebulan sekali. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Artikulli paraprakHanya Karena Spion Motor, dengan Pisau Pria Surabaya Tusuk Leher
Artikulli tjetërSenam ‘Cinta Papua’ dan Pelayanan Kesehatan Mengakhiri Gelaran Great Expo 2019

Tinggalkan Balasan