Lomba ‘Kampung Merdeka’ Cara Pemuda di Banyuwangi Ajak Warga Rayakan HUT RI Saat Pandemi

195
Kampung Merdeka Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Banyuwangi

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Pandemi virus corona (Covid-19) tak menyurutkan semangat para pemuda di Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Banyuwangi untuk merayakan hari kemerdekaan RI pada tahun ini.

Mereka menggelar sebuah event dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat desa, tanpa harus meninggalkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yaitu Lomba ‘Kampung Merdeka’.

Kampung Merdeka merupakan istilah nama perlombaan yang diinisiasi oleh Karang Taruna ‘Tunas Pemuda’ Desa Kebaman untuk membangkitkan semangat rasa nasionalisme masyarakat di tengah pandemi. Tema yang dipilih adalah ‘Semangat Kemerdekaan Menyambut Era New Normal’.

Menurut Ketua Karang Taruna Desa Kebaman, Rizki A. Restiawan, lomba Kampung Merdeka itu berupa menghias lingkungan RT atau RW masing-masing dengan ornamen bernuansa merah putih khas kemerdekaan.

“Bisa dengan membuat gapura bambu, memasang lampu hias, umbul-umbul maupun pernak-pernik. Kami bebaskan, agar masyarakat bisa berkreasi,” ungkap Rizki, Kamis (13/8/2020).

Salah satu pojok kampung merdeka

Rizki mengatakan, dalam lomba tersebut para peserta yang terdiri dari warga lingkungan RT atau RW wajib memperhatikan aspek kedisiplinan berupa protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Ini dilakukan agar selama pelaksanaan lomba dapat berjalan lancar dan sesuai anjuran dari pemerintah,” ujar Rizki.

Loading...
Baca Juga  Hasil Hearing Komisi I DPRD Gresik, Plt Kadis PMD Bersalah Soal Pungli Atribut Kades

Pemuda lulusan Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi tersebut menjelaskan, konsep Kampung Merdeka tercetus karena melihat kondisi masyarakat ditengah pendemi Covid-19 yang ruang geraknya terbatasi, hingga beberapa aktifitas harus dilakukan via online.

“Termasuk anak-anak sekolah yang memang harus melakukan kegiatan belajar mengajar dengan cara daring. Ini kemudian penting kita fikirkan tentang bagiamana mencari jalan keluar,” terangnya.

Itu sebabnya, lanjut Rizki, dalam Lomba Kampung Merdeka tersebut, para peserta RT atau RW yang meraih juara akan mendapatkan hadiah berupa pemasangan Wi-Fi secara gratis yang digunakan untuk kebutuhan selama masa pandemi. Pemenang akan diambil juara 1, 2 dan 3.

“Kami ajak teman-teman para pengusaha Wi-Fi yang ada di Desa Kebaman untuk ikut bersama memikirkan permasalahan ini. Alhamdulilah semuanya siap mensupport,” ungkap Rizki yang juga Pengurus Pusat Organisasi Akar Desa Indonesia.

“Wi-Fi tersebut bisa dimanfaatkan untuk anak-anak di lingkungan RT atau RW setempat dalam kegiatan tugas daring di sekolah,” tambah Rizki.

Rizki melanjutkan, dalam lomba tersebut ada beberapa penilaian bagi para peserta. Pertama tentang kedisiplinan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dan kebersihan lingkungan, kedua dari unsur ornamen hiasan merah putih. Ketiga estetika dan yang ke empat tentang kekompakan.

Baca Juga  Upacara Peringatan Hardiknas, Bojonegoro Mulai Terapkan Kurikulum Merdeka

“Ke empat indikator penilaian tersebut harus terpenuhi jika ingin menjadi juara dalam Lomba Kampung Merdeka,” tutur Rizki.

Pendaftaran lomba mulai tanggal 1 hingga 14 Agustus 2020. Untuk penilaian dilakukan mulai tanggal 16-29 Agustus 2020. Sementara pengumuman pemenang akan dilakukan pada tanggal 30 dan penyerahan hadiah pada tanggal 31 Agustus 2020.

Meski begitu Rizki juga mengingatkan bahwa tujuan daripada lomba tersebut bukan sekedar mendapatkan hadiah semata. Namun lebih kepada bagaimana manfaat dan semangat masyarakat dalam merayakan hari kemerdekaan RI.

Semangat masyarakat Desa Kebaman dalam menyambut Lomba Kampung Merdeka sangat luar biasa. Hampir tiap sudut desa nampak sudah terpasang ornamen bernuansa merah putih khas kemerdekaan. Mulai bendera merah putih, umbul-umbul hingga gapura selamat datang.

Kepala Desa Kebaman, Alif Burhanuddin menyambut baik apa yang dilakukan oleh pemuda Karang Taruna. Ide kreatif tersebut patut didukung sebagai bagian dari proses pengabdian kepada masyarakat.

“Ditambah lagi semangat masyarakat juga luar biasa. Di tengah pendemi, tapi tetap guyup merayakan kemerdekaan RI,” tandas Alif Burhanuddin. (*)

Reporter: Rochman

 

Loading...
Artikulli paraprakLos Dol! Bertemu Mobil ini Jangan Kaget, Mendekatlah Pasti Dapat Hadiah
Artikulli tjetërKepala Divisi Keimigrasian Kepulauan Bangka Belitung Mengucapkan Dirgahayu RI Ke-75

Tinggalkan Balasan