Lira Bangkalan Soroti Kinerja BPS dan Dinas PMPTSP

98
Aksi Demonstrasi di depan kantor BPS Bangkalan

BANGKALAN, (Kabarjawatimur.com)- Lembaga swadaya masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Kabupaten Bangkalan melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Badan Pusat Statistik (BPS) dan kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) setempat, Jumat 1 April 2022.

Mereka menyoroti kinerja BPS Bangkalan terutama mengenai persoalan data kemiskinan dan indeks pembangunan manusia (IPM). Menurutnya, angka kemiskinan yang dipublis BPS tidak sesuai dengan kondisi riil dilapangan.

Sebab, banyak data-data kemiskinan yang janggal. Salah satunya orang yang sudah meninggal atau kondisi perekonomian sudah berkecukupan tetapi tetap ada dalam data base. “Kami menyoroti dua hal tersebut. Karena data yang dipublis BPS tidak sesuai dengan kondisi riil dilapangan,” kata Bupati Lira Bangkalan, Mahmudi Ibnu Khotib.

Baca Juga  Bupati Jember Minta Semua OPD Bergerak Demi Wujudkan KLA

Mahmudi menilai, data-data BPS tidak ada yang jelas. Sehingga dia menanyakan sistem dan mikanisme kerjanya karena setiap tahun selalu menampilkan data, baik data IPM maupun kemiskinan. “Yang perlu saya tanyakan, ini badan pusat statistik apa badan penipu statistik, karena yang saya tahu data kemiskinan kebanyakan sudah meninggal. Indikator-indikatornya juga harus jelas,” imbuhnya.

Loading...

Sebelumnya, pendemo juga menggelar aksi di depan kantor Dinas PMPTSP Bangkalan. Mereka meminta pelayanan pengurusan perizinan di kantor tersebut agar tidak mempersulit dan lebih humanis kepada masyarakat. Selain itu, mereka juga meminta untuk melakukan sebuah inovasi pelayanan sehingga mampu menarik investor berdatangan ke Bangkalan.

“Kepada kepala dinas perizinan kami minta lebih aktif dan berinovasi sehingga investor datang kesini. Termasuk pelayanan di MPP juga harus lebih dioptimalkan,” tambah Makmun Imron.

Baca Juga  Berangkatkan Calon Jemaah Haji, Bupati Titip Doa Untuk Lamongan

Sementara Kepala Dinas PMPTS Bangkalan, Rizal Morris berjanji akan melakukan sebuah inovasi pelayanan yang lebih praktis sehingga bisa mendatangkan investor dari luar daerah. “Ini adalah tugas dan tanggungjawab saya membantu kepala daerah untuk meningkatkan penanaman modal atau insvestasi di Bangkalan,” ujarnya.

Menurut Rizal, berkaitan dengan investasi tidak hanya bisa dilakukan oleh Dinas PMPTS saja, tetapi juga harus bersinergi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Sejak saya dilantik kami sudah melakukan komunikasi dengan kementerian-kementerian di Jakarta. Termasuk juga menyampaikan bahwa Bangkalan ramah investasi,” katanya.

Reporter: Rusdi

Loading...
Artikulli paraprakJelang Ramadhan, Forum Lalu Lintas Kabupaten Bojonegoro Pantau Titik Kemacetan
Artikulli tjetër328 CPNS Lingkup Pemkab Bojonegoro Terima SK Bupati

Tinggalkan Balasan