Liburan, Dua Pelajar SMK Malah Menjambret  

58
Dua jambret berstatus pelajar diamankan polisi

SURABAYA (kabarjawatimur.com) –  Musim libur sekolah bukannya diisi dengan kegiatan positif. Tapi dua pelajar ini malah melakukan tindak kejahatan. Mereka melakukan aksi jambret. Beruntung dua jambret jalanan yang biasa beraksi di Kota Surabaya ini berhasil dibekuk oleh Unit Reskrim Polsek Tambaksari Surabaya pada, Selasa (27/12/2016) siang.

Mereka diketahui masih duduk di bangku sekolah di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ipiems Surabaya. Meski berstatus pelajar, namun dua pelajar kelas XII SMK jurusan Multimedia itu sudah sering kali melakukan kejahatan.

Dua pelajar apes tersebut bernama,HR (17) warga Jl.Tuwowo Rejo Gg.8 dan kawannya AF (17) warga Jl. Deles Gg.2 Surabaya. Mereka harus berurusan dengan Polisi setelah kedapatan menjambret tas milik seorang PNS Dinkes Kota Surabaya bernama Wiwik Handayani (35) warga Tenggumung Jaya Surabaya.

Baca Juga  Bupati Bojonegoro Hadiri Deklarasi Jejaring Panca Mandala

Kejadian itu bermula saat dua sekawan ini mengintai korban sejak dari jalan Kalasan Surabaya, sesampainya di jalan Gresikan, AF yang saat itu bertugas sebagai pemetik langsung mengambil tas milik Wiwik, naas, HR yang saat itu menjadi joki tidak bisa mengendalikan laju motornya hingga korban dan kedua tersangka jatuh tersungkur.

Loading...

“Kejadiannya sekitar jam 13.00 waktu saya mau pulang dari Dinkes Kota Surabaya, dan saat melewati  jalan Gresikan saya dipepet dua orang pelaku tersebut lalu menarik tas hingga saya terjatuh bersama dua pelaku”, kata Wiwik kepada kabarjawatimur.com, Selasa 27/12/2016).

Kapolsek Tambaksari, AKP David Triyo Prasojo menjelaskan, jika penangkapan terhadap kedua tersangka berkat kring Serse yang kebetulan sedang melakukan patroli disekitar lokasi dan mengetahui dua pelaku yang jambret tertangkap hingga dihakimi oleh warga.

Baca Juga  Belasan Poket Didapat Polisi dari Rumah Semolowaru

Saat diintrogasi petugas di Mapolsek Tambaksari, kedua tersangka tersebut mengaku sudah tiga kali melakukan aksi penjambretan dengan sasaran wanita yang membawa tas di lokasi yang berbeda.Biasanya uang hasil jarahannya mereka gunakan untuk tambahan jajan.

“Aksi pertama, mendapatkan uang Rp.300.000, dan kedua mendapatkan uang Rp.50.000,mereka lakukan di jalan Panjang Jiwo. Untuk yang ketiga kalinya aksi mereka gagal karena tertangkap yakni di jalan Gresikan”, tutup David.

Reporter: Ekoyono, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

 

Loading...
Artikulli paraprakTerjadi Banjir Bandang, XL Perkuat Jaringan di Bima dan Sumbawa
Artikulli tjetërSmartfren 4G LTE Siap Dukung Komunikasi Handal

Tinggalkan Balasan