Lewat Pesantren, Ayo Lawan Narkoba

28

BOJONEGORO(Kabarjawatimur.com) – Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro menghadiri kegiatan Pengajian Umum Gebyar Maulid dan Haul Masyayikh di Ponpes As-Syafi’iyah asuhan KH. Anwar Zahid Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, Minggu (11/12/2016) malam.

Selain Kapolres Bojonegoro, pengajian umum juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur H Saifullah Yusuf, Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro Hj. Mitroatin, Asisten Deputi I Menkopolhukam Brigjen Mardiono dan Forpimda Bojonegoro.

Acara diawali dengan sambutan Ketua DPRD Bojonegoro H. Mitroatin kemudian dilanjutkan sambutan oleh Asisten Deputi I Menkopolhukam Brigjen Mardiono yang menyampaikan tentang bahaya Narkoba.

“Negara sudah diserang oleh pihak luar dengan menghancurkan generasi muda melalui narkoba. Melalui pondok ini, kita harus bisa mencegah,” ucap Brigjen Mardiono saat memberikan sambutan

Baca Juga  Bupati Bojonegoro Hadiri Deklarasi Jejaring Panca Mandala

Setelah sambutan dari Brigjen Mardiono dilanjutkan sambutan dari Wakil Gubernur Jawa Timur H Saifullah Yusuf.

Loading...

Sambil menunggu Mau’idhoh Hasanah oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Miftahul Akhyar, diisi dengan lagu-lagu religi dan Kapolres Bojonegoro menyumbangkan sebuah lagu religi.

Usai menyumbangkan lagu religi, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro membenarkan apa yang dikatakan oleh Brigjen Mardiono.

Menerutnya, Indonesia saat ini sudah masuk kategori darurat narkoba karena barang haram tersebut sudah merambah ke semua lapisan masyarakat termasuk dikalangan santri bahkan juga sudah menggerogoti kepada aparat pemerintah.

“Narkoba saat ini didominasi oleh kaum generasi muda, pada usia muda emosi mereka kurang terkontrol sehingga mereka sangat mudah untuk dipengaruhi,” tutur AKBP Wahyu S Bintoro

Baca Juga  Nelayan Jatim Serukan Dukungan untuk Erick Thohir Pimpin Indonesia

Untuk itu melalui pesantren sebagai alternatif yang tepat dalam rangka pembinaan moral khususnya para remaja.

“Santri di pesantren tidak hanya belajar ilmu akhirat semata, tetapi juga jarus terampil karena sebagai bekal untuk terjun ditengah-tengah masyarakat,” pungkas perwira menengah dengan dua melati di pundaknya ini.

Reporter: Agus Kuprit, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakDapat Ancaman, Pilih Lapor Polisi
Artikulli tjetërMahasiswa Bonceng Pelajar Terlibat Laka

Tinggalkan Balasan